1.187 Mahasiswa UNIKU Dikumpulkan Untuk Dibekali Materi KKN yang Beda Dari Tahun-tahun Sebelumnya

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2019-07-02 22:00:48+07

KKN UNIKU Baru Baru.jpg

Mahasiswa UNIKU calon peserta KKN saat berkumpul di Gedung Student Center Iman Hidayat, Kampus I UNIKU, Selasa (02/07/2019).

 

Kuningan – 1.187 mahasiswa Universitas Kuningan calon peserta program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dikumpulkan di Gedung Student Center Iman Hidayat, Kampus I UNIKU, guna dibekali materi seputar program KKN, Selasa (02/07/2019).

Hadir dalam acara tersebut, Rektor Universitas Kuningan Dr. Dikdik Harjadi, SE, M.Si, Kepala LPPM Oding Syafrudin, MM, Kepala Bidang Pengabdian Tatang Rois, M.Si, Kepala Bidang Penelitian Erlan Darmawan, M.Kom, serta tamu undangan lainnya.

Kepala LPPM Oding Syafrudin, MM, menerangkan bahwa, pada tahun ini mahasiswa UNIKU akan mengikuti program KKN Tematik Kewirausahaan tahun pertama yang akan disebar ke 61 desa di Kabupaten Kuningan dengan rincian 49 kelompok di kawasan perbatasan dan 12 kelompok di kawasan perkotaan.

Mereka akan mengikuti kegiatan KKN tematik kewirausahaan ini mulai 23 Juli hingga 23 Agustus 2019, dan penutupan berupa kegiatan Expo KKN pada tanggal 24 – 25 Agustus 2019.

Sementara itu, Rektor Universitas Kuningan Dr. Dikdik Harjadi, SE, M.Si, mengatakan, kuliah kerja nyata merupakan kegiatan akademik yang wajib ditempuh oleh mahasiswa dan mahasiswi Uniku.

Selain wajib ditempuh oleh mahasiswa dan mahasiswi, KKN juga merupakan salah satu bentuk tri dharna perguruan tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat.

“Untuk tahun 2019 kegiatan KKN Uniku berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. KKN sekarang mengusung KKN Tematik dengan temanya Kewirausahaan yang merupakan implementasi kerjasama antara Uniku dengan 9 perguruan tinggi di Indonesia dan USAID yang berbasis kewirausahaan,” ujarnya.

Tujuan utama pada KKN ini yaitu harus memiliki produk unggulan dari masing-masing desa. Targetnya adalah One Village One Company. Para peserta KKN ini akan dibimbing oleh DPL masing-masing supaya target yang sudah dicanangkan bisa terealisasi dan tercapai dengan baik.

“Indeks pendidikan dan kesehatan di Kabupaten Kuningan sudah cukup bagus. Namun, indeks daya beli masih rendah. Melalui KKN Tematik Kewirausahaan, kita harus membantu Pemda Kuningan untuk mendongkrak daya beli masyarakat. Bila usaha masyarakat bisa berlangsung secara mandiri dan berkesinambungan, multi-years, dibina dan dimonitor secara terencana insya Allah akan berdampak pada penguatan daya beli masyarakat,” ujar Dikdik. (TedyAgeng)

4 months ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, PERNIK, PENDIDIKAN

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com











Berita Terkini

Categories