801
Thursday, 03 June 2021 18:45 (1 minggu yang lalu)    Tulis Komentar

120 Ribu Benih Ikan Nilem dan Tawes Ditebar Disungai Cisanggarung

120 Ribu Benih Ikan Nilem dan Tawes Ditebar Disungai Cisanggarung

Bingkaiwarta, CIMAHI - Dengan disaksikan warga setempat, , Desa Mekarjaya, Kecamatan Cimahi, Kabupaten Kuningan, Kamis (3/6/2021).Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu (BKIPM) Kementrian Kelautan dan Perikanan, BKIPM Cirebon, bekerja sama dengan Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Kuningan, menabur 120 ribu benih ikan Nilem dan Tawes di aliran sungai Cisanggarung

Kepala Desa Mekarjaya, Otong menyampaikan terima kasih atas dilakukannya penebaran benih ikan di lokasi desanya. "Ini merupakan bagian untuk menjaga kelestarian alam. Dimana kita selalui diingatkan "Janganlah kalian merusak sebelum kalian meperbaiki", maka dengan penebaran benih ikan, disinilah kita belajar menanam dulu. Dan yakin ketika kita menjaganya maka alampun dengan seiijin pencipta-Nya akan menjaga mahluk lainnya, termasuk kita sebagai manusia," ungkap Kades Mekarjaya, Otong.

Kepala Pusat Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan dari Kementrian Kelautan , Dr. Ir Riza Priatna mengatakan, kali ini jumlah ikan yang  ditebar sebanyak 120 ribu terdiri dari Ikan Nilem dan Tawes. Yang merupakan jenis ikan ini termasuk ikan lokal atau ikan pandemik. “Semoga hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat lingkungan sekitar, sekaligus bisa bersama-sama menjaga kelestariannya,” kata Riza.

Sementara itu, Bupati Kuningan H. Acep Purnama menuturkan, saat ini kita menebar, suatu saat kita akan menanam. "Untuk itu, kita harus menjaganya dan merawat. Biarkan mereka tumbuh dan berkembang dengan normal jangan sampai diambil dengan cara dijaring atau di portas. Terlebih Kuningan sudah memiliki Perda Tahun 2010 tentang perlindungan satwa dan burung. Disinilah kita saling mengingatkan untuk berkomitmen dalam pelestraian lingkungan," tutur Bupati.

Bupati mengajak agar kita berdayakan untuk mengolah sumber daya alam sejalan dengan nilai-nilai kesejatian untuk saling peduli dengan lingkungan supaya terjadinya keseimbangan. "Jangan sekali kali membuat kerusakan,” tandasnya.

"Penenebaran ikan ini merupakan bagian program restoking yaitu keseimbangan untuk mengembangkan ikan pandemik   agar tetap lesatari keberdaannya. Semoga kedepannya bisa mengembangkan jenis ikan lainnya seperti Ikan paray, beunter, jongjolong dan lainnya," jelasnya.

Dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, Bupati juga mengingatkan agar masyarakat senantiasa memperhatikan protokol kesehatan. "Silahkan untuk melakukan  beraktifitas namun mesti memperhatikan protokol kesehatan dengan menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker," pungkasnya. (Abel Kiranti)

BKIPM Cisanggarung

Komentar

Berita Terkait