24 Siswa Secapa Ikuti Acara Pelepasan di Koramil 1501 Kuningan

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2019-11-15 13:38:20+07

24 Siswa Secapa Ikuti Acara sfsf.jpg

Salah satu siswa Secapa memberikan kenang-kenangan kepada Danramil 1501 Kapten Inf Ibnu Sahid, pada pelepasan KKL PASIS DIKTUKPASUS TNI AD Tahun 2019 di Wilayah Koramil 1501, Kodim 0615 Kuningan, Kamis (14/11/2019) malam.

 

Kuningan – Sebanyak 24 siswa Sekolah Calon Perwira (Secapa) TNI AD Bandung mengikuti acara Pelepasan KKL PASIS DIKTUKPASUS TNI AD Tahun 2019 di Wilayah Koramil 1501, Kodim 0615 Kuningan, Kamis (14/11/2019) malam.

Pelepasan ini menandai mereka sudah tuntas melaksanakan KKL yang intinya mengaplikasikan teori-teori yang diterima selama menjadi siswa di Secapa TNI AD. Sebelumnya, mereka sudah aktif sejak Senin (11/11/2019). Dan hari ini, Jum’at (15/11/2019) mereka akan kembali pulang ke Bandung.

Danramil 1501 Kuningan Kapten Inf Ibnu Sahid, pada saat pelepasan, menjelaskan, KKL merupakan rangkaian kegiatan kurikulum pendidikan yang diperoleh diakhir masa pendidikan. Adapun jumlah total siswa Secapa TNI AD Bandung yang mengikuti KKL di wilayah teritorial Kodim 0615 Kuningan sebanyak 250 siswa dan tersebar di 10 Koramil.

Sasaran pokok selama mengikuti KKL di wilayah Kodim 0615 Kuningan siswa Secapa melakukan pembauran dan membangun satu kesatuan dengan masyarakat. Ini sebagai antisipasi akan kemungkinan adanya musuh dari luar yang dapat merusak negara kesatuan.

Danramil 1501 Kuningan berharap para siswa DIKTUKPASUS dapat menyerap ilmu yang telah diberikan oleh para mentor dari Kodim 0615Kuningan yang terdiri para Danramil yang dibantu Babinsa  di masing-masing Koramil.

Sementara itu, Komandan Kompi (Danki) Kapten Inf Karsimun, menjelaskan, jumlah siswa DIKTUKPASUS yang disebar di 4 kabupaten mulai Majalengka, Cirebon, Indramayu dan Kuningan berjumlah 1000 orang.

“Jadi disebut khusus itu karena memang mereka dari segi usia lebih tua dari calon perwira yang reguler biasa itu. Kalau yang reguler biasa itu, sekarang berlaku aturan minimal 33 tahun. Kalau mereka ini minimal usia 48 tahun maksimal 52 tahun. Ini, karena yang sudah pangkat-pangkat Pelda, Peltu harusnya mengikuti pendidikan ini,” jelasnya kepada bingkaiwarta.com.

Untuk di Koramil 1501 Kuningan ini ia menegaskan, intinya mereka mengaplikasikan materi yang mereka dapatkan selama pendidikan disana terutama di bidang teritorial atau kewilayahan. Dengan harapan, setelah mereka selesai pendidikan ini, sebagaian besar mereka akan ditempatkan di suatu kewilayahan.

“Jadi, mereka harus tahu tugas-tugas satuan wilayah dalam hal ini sesuai dengan level kepangkatannya. Letnan dua kan nanti proyeksinya suatu saat akan menjabat sebagai Danramil. Sehingga, mereka tahu tentang tugas-tugas sebagai Danramil,” jelas Kapten Inf Karsimun.

Ia menyebutkan ada 4 materi yang menjadi skala prioritas bagi siswa KKL, diantaranya Puldata Ter, Binkomsos, Bintahwil, dan Binbakti TNI. Jadi, materi Ketatalaksanaan Binter atau Talak Binter dengan metode Binter yaitu mengaplikasikan tentang manajemen Binter dengan metode Binter.

“Kemarin kita telah diarahkan di pasar dan pondok pesantren untuk melakukan komunikasi sosial di 2 kecamatan yang menjadi binaan Koramil 1501/Kuningan yaitu Kecamatan Kuningan dan Kecamatan Kramatmulya. Berhubung waktunya yang kurang memadai dan jadwal yang begitu padat, sehingga  kita tidak bisa seluruhnya kita datangi,” ungkapnya.

Sebagai Danki, ia pun menambahkan bahwa dari lembaga pendidikan tentunya ada sasaran yang ingin dicapai. Salah satunya mampu mengaplikasikan tentang ketatalaksanaan Binter, Binkomsos, Bintahwil, Binbakti TNI dan tentang materi yang selama ini mereka dapatkan selama pendidikan. Sehingga, diharapkan dapat diaplikasikan di lapangan. (Abel Kiranti)

2 months ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, SOSPOLHUKAM

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com














Berita Terkini

Categories