747
Tuesday, 12 January 2021 19:58 (1 minggu yang lalu)    Tulis Komentar

3.363 Vaksin Sinovac Akan Diterima Dinkes Kuningan Bulan Pebruari 2021

3.363 Vaksin Sinovac Akan Diterima Dinkes Kuningan Bulan Pebruari 2021

Bingkaiwarta, KUNINGAN - Seperti diketahui Kabupaten Kuningan akan menerima 3.363 vaksin Sinovac dari Kementrian Kesehatan melalui Dinkes Provinsi yang selanjutnya akan didistribusikan ke tiap kota/kabupaten. Vaksin Sinovac yang rencananya akan tiba di Kabupaten Kuningan pada tanggal 15 Januari 2021 dirubah menjadi sekitar bulan Pebruari 2021.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan dr.Denny Mustafa mengatakan, sesuai alokasi dari pemerintah, Dinkes Kuningan akan menerima 3.363 vaksin Sinovac yang akan diprioritaskan bagi tenaga kesehatan dan juga kepala daerah yakni Bupati Kuningan.

"Vaksin yang nanti akan didapat sebanyak 3.363 set vaksin dan akan diberikan kepada semua tenaga kesehatan yang ada dan juga Bupati Kuningan. Awalnya memang direncanakan akan datang pada tanggal 15 Januari 2021. Namun, sehubungan ada perubahan dari Kemenkes RI, maka pendistribusian vaksin Sinovac untuk Kabupaten Kuningan dirubah menjadi bulan Pebruari 2021. Untuk tanggalnya, belum tahu pasti," ujar dr. Denny saat ditemui bingkaiwarta.com di Kantor Dinas Kesehatan, Selasa (12/1/2021).

Denny menjelaskan, tahap pemberian vaksin Sinovac Covid-19 di Kabupaten Kuningan akan di berikan dalam 4 tahap. Dimana tahap pertama mulai Januari sampai dengan April 2021, tahap selanjutnya akan di berikan dengan batas akhir sampai bulan Maret 2022 (waktu tentatif).

"Sesuai hasil pendataan jumlah real tenaga kesehatan dan pembantu tenaga kesehatan secara keseluruhan yang bekerja ditenaga kesehatan di wilayah Kabupaten Kuningan sebanyak 4014 orang. Adapun sisa kekurangan vaksin yang akan diberikan nanti, itu akan di alokasikan pada tahap selanjutnya," jelasnya.

Dikatakan Denny, pihaknya telah melakukan upaya dalam pendistribusian maupun pemberian vaksin Sinovac nanti. "Kami pihak Dinkes Kabupaten Kuningan selalu melakukan koordinasi dengan pihak Dinkes Provinsi Jabar dan melakukan sosialisasi serta pelatihan vaksinator secara Daring sebanyak 50 Faskes (Fasilitas Kesehatan) di Kabupaten Kuningan," imbuhnya.

Adapun terkait data penerima vaksin Sinovac itu sendiri, Denny menyebut belum bisa mengetahui secara pasti. Karena, soal pendataan penerima vaksin Sinovac itu langsung dari Kemenkes RI melalui data dari BPJS.

Saat ditanya, apabila dikemudian hari ditemukan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) atau gejala yang mungkin terjadi setelah vaksinasi Covid-19, Denny menerangkan, telah ada rumah sakit rujukan apabila ada pasien pasca vaksinasi Covid-19, yaitu RSUD 45. "Pasien bisa dibawa ke RSUD 45. Dan, itu tidak ada biaya alias gratis. Karena sudah menjadi tanggung jawab pemerintah," tandasnya. (Abel Kiranti)

Dinkes vaksin sinivac kemenkes kuningan

Komentar

Berita Terkait