90 Pasangan Pengantin Resepsi Pernikahan di Pendopo Bupati Kuningan

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2019-09-16 22:09:43+07

Di Pendopo Bupati Kuningan Ada sfefe.jpg

Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH, MH, saat mengalungkan bunga kepada pasangan pengantin itsbat nikah, di Pendopo Bupati Kuningan, Jalan Siliwangi, Senin (16/9/2019).

 

Kuningan – Usai mengikuti sidang itsbat nikah dan memiliki status perkawinan yang diakui oleh negara, 90 pasangan pengantin diberi penghormatan lewat resepsi yang dilakukan di Pendopo Bupati Kuningan, Jalan Siliwangi, Senin (16/9/2019).

Mereka diistimewakan karena ketika datang di Pendopo mereka disambut oleh Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH, MH, Wakil Bupati Kuningan M. Ridho Suganda, SH, M.Si, Sekertaris Daerah Kabupaten Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, dan Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Kuningan Hj. Ika Acep Purnama, SE.

Selain itu, irama rampak genjing dan lantunan solawat pun tak ketinggalan saat menyambut ke-90 pasangan pengantin di pelataran komplek Pemerintah Kabupaten Kuningan. Dari mereka ada yang berdandan layaknya seorang pengantin, juga ada yang memakai pakaian biasa.

Ketua LKKS Kabupaten Kuningan Hj. Ika Acep Purnama, SE, menerangkan, melalui sosialisasi penjaringan peserta yang dilakukan pada awal tahun dengan melibatkan para Kasi Kesra Kecamatan se-Kabupaten Kuningan dan diperkuat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta Kementerian Agama Kabupaten Kuningan melalui Para Kepala KUA di masing-masing kecamatan dapat menjaring sebanyak 400 pasangan.

Namun, kata Ika, setelah dilakukan verifikasi dan validasi oleh Kementrian Agama Kabupaten Kuningan ternyata hanya tetersisa 90 pasangan yang berhak mengikuti sidang itsbat nikah.

“Sehingga hanya 90 pasangan pengantin yang berhak hadir di sini untuk menerima legalitas formal pernikahan atau buku nikah dari  Kementerian Agama Kabupaten Kuningan serta dokumen kependudukan  (kartu keluarga, kartu tanda penduduk, akta lahir anak) dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil,” kata Ika.

Menurutnya, kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan ketaatan hukum dalam mewujudkan keluarga yang sakinah, mawadah dan warohmah di Kabupaten Kuningan sesuai visi Kuningan yang Makmur, Agamis dan Pinunjul berbasis desa tahun 2023.

Sehingga, kata Ika, dalam suatu perkawinan yang sah secara agama tetapi belum tercatat di kantor Kementrian Agama memang diperlukan pencatatan yang bertujuan untuk mewujudkan ketertiban perkawinan sehingga martabat dan kesucian suatu perkawinan terlindungi.

Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH, MH, menjelaskan,  perkawinan selain merupakan akad yang suci, juga mengandung hubungan keperdataan sesuai Undang-undang No. 1 tahun 1974 tentang perkawinan. Pasal 2 ayat 2 berbunyi bahwa “tiap-tiap perkawinan dicatat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku".

Selain itu, melalui pencatatan perkawinan yang dibuktikan dengan akta nikah, maka apabila terjadi suatu perselisihan salah satunya dapat melakukan upaya hukum guna mempertahankan atau memperoleh hak masing-masing. Karena melalui akta nikah suami istri memiliki bukti otentik atas perbuatan hukum yang telah mereka lakukan.

“Melalui itsbat nikah juga kita dapat mencatat dan mengesahkan secara administrasi yang melalui sebuah proses. Selain itu melalui itsbat juga dapat semakin sempurna pula dalam meniti kehidupan bersama keluarga,” kata Acep.

Sementara itu, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Provinsi Jawa Barat Drs. H. U. Wanuddin, SH, MH, memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Kuningan karena dianggap begitu giat memberikan kebahagian pada masyarakatnya melalui itsbat nikah.

“Pemkab Kuningan  ini bukan hanya melakukan itsbat nikah namun juga merayakannya dengan resepsi. Kegiatan ini tidak ada di daerah lain. Semoga akan menjadi contoh bagi daerah lain untuk dapat terus membahagiakan masyarakat. Terlebih saya merasa terharu mereka disambut langsung Bupati, Wakil Bupati dan Sekda dan jajarannya dengan iringan sholawat,” katanya.

Ia pun mendukung kegiatan tersebut dan mengatakan bahwa memang Pengadilan Agama memikliki tugas diantranya  penyelesaian sengketa dan memberikan layanan hukum terutama keluarga. (Abel Kiranti)

 

Baca Juga : Pelayanan Terpadu Itsbat Nikah Bantu Pasangan Sah Secara Agama Mendapat Akta Pernikahan.

1 month ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, PERNIK, SOSPOLHUKAM

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com











Berita Terkini

Categories