Apakah Hasil TMMD Sesuai dengan Dana yang Digelontorkan? Ini Kata Kepala DPMD

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2019-03-28 21:14:55+07

Apakah sdsdsdsds.jpg

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kuningan Drs. Deniawan, M.Si, NIP.

 

Kuningan – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104 Kodim 0615 Kuningan yang dipusatkan di Desa Legokherang, Kecamatan Cilebak, resmi ditutup pada hari Rabu (27/03/2019).

Dandim 0615 Kuningan Letkol Inf Daru Cahyadi Soeprapto, S.Sos, MM, mengklaim bahwa sasaran TMMD ke 104 tercapai 100%. Lalu apakah capaian itu sesuai dengan apa yang dilihat oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kuningan selaku penggelontor dana? Sebab, dana pokok yang dikucurkan pada TMMD ini mencapai Rp. 750 juta.

Diakui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kuningan Drs. Deniawan, M.Si, NIP, jika dilihat dari semua program TMMD yang selama ini digarapnya selalu memberikan hasil yang memuaskan bagi masyarakat.

Karena, kata Deni, masyarakat jadi terbantu, selalu menikmati dan hasilnya pun dapat dilihat sendiri oleh dirinya di lokasi TMMD yang memang tercapai sesuai target yang diinginkan.

“Kalau kita lihat selama saya di DPMD selama 5 tahun lebih senantiasa ada dana untuk TMMD ini, dan kami tentunya bekerjasama dengan pihak Kodim. Alhamdulilah hasilnya itu selalu memuaskan masyarakat,” kata Deni, di lokasi TMMD, kemarin.

Deni ingin jika ada anggaran yang memungkinkan untuk program ini ke depan akan terus ditambah. Karena menurutnya aspek manfaat dari TMMD sangat luar biasa, terutama untuk memicu jiwa kebersamaan dan swadaya gotong royong masyarakat, “Dan yang paling penting, yang paling inti dari program ini, betul-betul kemanunggalan TNI dengan rakyat hadir di situ ada, begitu ya,” ungkapnya.

Pihaknya pun mengaku selalu siap untuk terus bekerjasama dengan Kodim 0615 Kuningan demi berjalannya TMMD di kemudian hari.

Perihal dana yang dipakai sendiri, kata Deni, sebetulnya lebih dari Rp. 750 juta. Ini karena ada program tambahan yang sumber dananya berasal dari swadaya masyarkat dan SKPD. Sehingga total keseluruhan dana yang terpakai mencapai hingga Rp. 1,4 miliar.

“Kalau lihat 750 juta paling di sasaran pokok. Tapi kan ada sasaran tambahan yang melibatkan masyarakat dan SKPD terkait. Total-total kan 1,4 miliar dari 750 juta. Berarti itu kan swadayanya di situ hadir,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa bantuan seperti program TMMD ini tidak akan berhenti sampai di sana. Namun akan berlanjut dengan BSMSS dan karya bakti TNI yang rutin dilakukan setiap tahun.

Kemudian juga ada program lain karena pada TMMD tahun ini yang bersifat terpadu seperti misalnya saja pembuatan Penerangan Jalan Umum, Renovasi Rumah Tidak Layak Huni, Bantuan dari BAZNAS, dan Jambanisasi dari Dinas Kesehatan.

“Nah ini sebetulnya pola keterpaduan ini sudah beberapa tahun ke belakang kita berlakukan, karena mengingat kalau ya mumpung lah ada tenaga TNI kita manfaatkan dalam tanda petik ya, memanfaatkan untuk positif, sehingga SKPD juga hadir di situ,” tutur Deni.

Dan dari sini, ia menghimbau untuk setiap desa jika memang ada pekerjaan yang ingin dikerjasamakan tinggal ajukan proposal ke DPMD. Kemudian setelah disurvei akan disesuaikan dengan anggaran yang ada.

“Tapi point yang paling pentingnya adalah ada swadaya gotong royong masyarakatnya di situ. Terbukti di sini aduh swadaya masyarakatnya luar biasa,” tutup Deni. (TedyAgeng/Abel Kiranti)

Baca Juga : Sasaran TMMD ke 104 Tercapai 100%, Terima Kasih Atas Sambutan Hangatnya!.

3 months ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, SOSPOLHUKAM, EKONOMI

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com






















Berita Terkini

Categories