Asda 1 Jadi Pembina Upacara Atas Intruksi Bupati, Ini yang Disampaikan

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2019-04-15 12:09:55+07

Asda 1 Jadi Pembina Upacara Atas IS.jpg

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan atau Asda 1 Drs. H. Maman Hermansyah, menjadi pembina pada Upacara Bendera di SMAN 1 Kuningan, Jalan Siliwangi, Senin (15/04/2019).

 

Kuningan – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan atau Asda 1 Drs. H. Maman Hermansyah, menjadi pembina pada Upacara Bendera di SMAN 1 Kuningan, Jalan Siliwangi, Senin (15/04/2019).

Tugas ini dilakukan atas perintah Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH, MH, dalam rangka sinkronisasi dan sinergitas penyelenggara pemerintahan daerah dengan tujuan untuk menyampaikan informasi pembangunan dan permasalahan yang sedang terjadi, utamanya untuk penanggulangan peredaran gelap narkoba dan antisipasi berita Hoax.

Pada kesempatan itu, Maman membacakan sambutan Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH, MH, yang secara umum isinya memuat motivasi dan himbauan bagi peserta upacara sesuai tujuan yang diharapkan tadi.

Mewakili Bupati Kuningan, Maman mengaku bangga karena bisa berkumpul bersama para siswa di lingkungan sekolah yang bakal memunculkan generasi tangguh, pantang menyerah, dan dipenuhi solusi.

Menurut dia, para siswa harus mampu menjadi pribadi yang tangguh, ulet dan cerdas supaya bisa memecahkan masalah kompleks yang saat ini terjadi. Sebab pemerintah membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dapat bersaing dan memiliki nilai lebih dibanding daerah lain.

“Sudah banyak pituin Kuningan yang mengharumkan daerahnya dengan karyanya. Mari kita teladani mereka dan jadikan cermin bagi kita untuk memberikan yang terbaik bagi diri sendiri, keluarga dan tentunya Kuningan dan Indonesia yang kita cintai ini,” kata Maman membacakan pesan Bupati.

Selaku unsur yang diberi amanah, Pemerintah Kabupaten Kuningan diakui Maman, selalu berupaya untuk mewujudkan harapan masyarakat supaya derajat kesejahteraan menjadi lebih baik. Salah satu cara yang ditempuh yaitu lewat visi Kuningan MAJU atau Makmur Agamis Pinunjul Berbasis Desa tahun 2023.

Maman menerangkan, makmur merupakan alat kebijakan yang menginginkan masyarakat sejahtera melalui program-program pemerintah yang pro rakyat. Seperti membangun insfratuktur, penciptaan lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi melalui usaha ekonomi kreatif.

Agamis dijadikan sebagai arah kebijakan untuk membentuk masyarakat Kabupaten Kuningan yang dapat menjalankan ibadah sesuai agama dan keyakinannya dalam kondisi aman sehingga outputnya adalah akhlak yang baik.

“Masyarakat yang memiliki benteng akhlakul karimah (akhlak yang baik), Insya Allah dapat membangun peradaban lebih baik dibandingkan dengan pembangunan yang tidak dibarengi dengan akhlak,” tutur Maman.

Menurut dia, akhlak yang baik dapat dibentuk melalui peningkatan keimanan dari segi pendidikan dan pengalaman agama, banyak melakukan kegiatan positif, serta menjauhi narkoba dan minuman beralkohol, termasuk rokok.

Sedangkan Pinunjul, kata Maman, artinya masyarakat yang mempunyai kelebihan dari segi keilmuan, keahlian dan kepribadian. Sehingga masyarakat Kuningan diharapkan bisa bersaing dengan daerah lain.

“Tantangan globalisasi di depan mata kita, kemajuan teknologi yang berkembang pesat dan arus informasi yang mudah diperoleh menjadikan kita harus memiliki kemampuan untuk menyaring, memilah, dan memilih informasi dengan baik. Kita tidak boleh tertinggal informasi sedikit pun. Tetapi kita juga harus mampu untuk memilih informasi yang layak untuk dikonsumsi oleh kita. Jangan sampai semua informasi diserap semua dan disebar kembali,” tuturnya.

Maman ingin semua pihak di Kabupaten Kuningan dapat menangkal berita bohong dan hoax, serta informasi yang menyesatkan. Upaya agar mencegah hal itu adalah dengan tidak langsung percaya kepada berita. Yaitu melalui pencarian sumber berita, diskusi dengan teman dan guru, maupun koordinasi dengan pihak yang dapat dipercaya.

“Saya yakin para guru dan kepala sekolah mampu menjadi tempat mencari validitas berita. Maka saya berharap para guru juga harus mampu untuk update terhadap semua berita yang beredar di masyarakat. Kami menginginkan kondusifitas daerah terbangun dengan baik didukung oleh semua komponen masyarakat,” harap Maman.

Jelang Pemilihan Umum Serentak tahun 2019 yang akan dilaksanakan pada Rabu 17 April 2019, Maman menghimbau supaya dapat berjalan secara damai, gembira dan aman. Untuk mewujudkan hal itu, Maman menilai, perlu langkah konkrit dari semua masyarakat.

Yakni pertama, dengan menggunakan hak pilih bagi yang sudah memiliki hak pilih, sebarkan kedamaian dan persatuan bangsa terutama dengan tidak melakukan tindakan provokatif dengan orang-orang yang berbeda pilihan, dan ketiga percayakan kepada lembaga penyelenggara Pemilu untuk melaksanakan tugasnya dengan baik.

“Saya yakin penyelenggara pemilu akan bekerja profesional, adil dan melayani semua pihak. Semoga generasi muda Kuningan dapat lebih baik lagi di masa yang akan datang dan mewujudkan cita-citanya untuk kemajuan dan kebersamaan bangsa indonesia,” tutupnya. (TedyAgeng)

7 days ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, SOSPOLHUKAM, PENDIDIKAN

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com













Berita Terkini

Categories