Begini Himbauan Habib Quraisy Baharun di Tengah Permasalahan yang Sering Muncul

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2018-10-31 22:18:46+07

Begini Himbauan Habib Quraisy BPS.jpg

Pendiri Pondok Pesantren As Shidqu Kabupaten Kuningan Habib Quraisy Baharun.

 

 

Kuningan – Pendiri Pondok Pesantren As Shidqu Kabupaten Kuningan Habib Quraisy Baharun, mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan di tengah-tengah permasalahan yang belakangan ini sering muncul.

Permasalahan yang dimaksud seperti maraknya berita hoax dan ujaran kebencian, fitnah tidak berdasar, adanya ketidakadilan, serta isu-isu sektarian yang sengaja diangkat oleh pihak yang tidak bertanggungjawab,

“Ketika kita melihat pada akhir-akhir ini, melihat ada hal-hal yang kurang diinginkan bersama, maka menjadi tugas kita bersama untuk menyelesaikan bersama-sama dengan arif, bijak, serta bertumpu kepada konstitusi yang ada di Republik Indonesia,” kata Habib Quraisy Baharun kepada Bingkai Warta, Rabu (31/10/2018).

Menurut Habib Quraisy, jangankan di zaman sekarang, di zaman Nabi Muhammad SAW saja hampir terjadi pertumpahan darah antar sahabat yang ditengah-tengahnya padahal masih ada nabi.

“Bisa dibayangkan bagaimana ujaran kebencian, fitnah, berita bohong dan seterusnya. Sekarang tidak ada nabi, artinya ketika nilai-nilai kenabian yang diyakini oleh semua umat Islam yang menjadi mayoritas bangsa ini sudah mulai diabaikan, maka ketahuilah hancurnya suatu bangsa bukan karena serangan dari pihak luar, tetapi lebih efekktif atau nyata jika itu dilakukan oleh bangsa itu sendiri,” papar Habib Quraisy.

Sejatinya, lanjut Habib Quraisy, bangsa Indonesia mendapat anugerah dari Allah SWT yang diperjuangkan, dan bukan hadiah dari negara manapun. Yang perlu digaris bawahi yakni tentang anugerah tersebut dapat digenggam oleh seluruh anak bangsa adalah berkat perjuangan panjang yang sampai kepada tingkat pengorbanan nyawa dan tetesan air mata.

“Secara umum kita merasakan nikmatnya menjadi rakyat Indonesia. Berikutnya tugas kita adalah mempertahankan segala sesuatu yang terbaik untuk bangsa dan negara. Saya pribadi bersyukur kepada Allah, riak-riak kecil ini sebetulnya akan hilang dengan sendirinya jika ulama, pemerintah maupun masyarakat, bisa bijaksana menyikapi permasalahan yang berkembang. Dan jika menginginkan Indonesia aman NKRI utuh, semua anak bangsa harus sadar terhadap resiko hoax dan ujaran kebencian,” katanya.

Habib menghimbau kepada para alim ulama, terlebih kepada pemerintah dan aparat keamanan serta seluruh masyarakat Kuningan dan umumnya Indonesia, agar bijak menjadi hamba Allah. Karena apapun agamanya, nilai universal kemanusian yang ditanamkan oleh Allah SWT di hati setiap makhluk itu sama.

Kemudian, kebaikan sudah nyata, begitu juga kejelekan sudah nyata, tinggal bagaimana sebagai seorang muslim harus pandai memilah.

“Hancur dan tegaknya negeri ini, harus betul-betul membuang egonya masing-masing, untuk berpikir bagaimana mempertahankan yang lebih besar yaitu bangsa negara Indonesia, daripada hanya sekedar memikirkan 5 tahun ini siapa yang akan jadi hingga lima kedepan siapa yang akan datang, siapa yang akan dicalonkan. Ini hanya suatu hal yang melintas saja di bumi pertiwi kita,” tandasnya.

Habib juga berpesan kepada masyarakat, di tahun politik ini untuk tetap menjaga kerukunan yang telah terjalin di Kuningan selama ini, “Harapan saya semua pihak sadar, menahan diri dan kepada seluruh warga Indonesia menjadikan NKRI diatas segala kepentingan pribadi dan kelompok,” harapnya. (TedyAgeng)

7 months ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, SOSPOLHUKAM, POTRET

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com













Berita Terkini

Categories