1,966
Monday, 04 May 2020 21:35 (8 bulan yang lalu)    Tulis Komentar

Belasan Warga Desa Linggarjati Tolak Bansos Pemprov Jabar

Belasan Warga Desa Linggarjati Tolak Bansos Pemprov Jabar

Bingkaiwarta, CILIMUS - Sedikitnya 19 warga Desa Linggajati, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan penerima bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat mengembalikan bansos ke kantor balai desa.

Alasan pengembalikan Bansos Pemprov Jabar itu sebagai penolakan karena mereka sebelumnya telah mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).

Menurut warga, mereka dirinya tidak tega menerima bansos tersebut karena masih ada yang lebih membutuhkan.

Seorang warga yang enggan namanya ditulis menyebutkan, bansos Pemprov Jabar itu diperuntukan untuk masyarakat miskin baru yang terdampak wabah Convid-19.

"Kami sepakat untuk mengembalikan bansos ini, serta mempercayakan ke Pemdes untuk membagikan seadil-adilnya,” kata warga tesebut, Senin (4/5/2020).

Terpisah, Kepala Desa Linggajati, Unang Unarsan ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa ada penolakan bansos dari Gubernur Jabar.

Dikatakannya, penolakan ini sendiri dengan alasan karena sesuai daftar dari Pemprov penerima bansos ganda.

Sebelumnya, lanjut Unang, warga tersebut merupakan penerima bansos PKH yang setiap bulannya mendapat bantuan, bahkan ada yang dua orang yang sudah meninggal masih terdaftar penerima bansos.

“Penolakan ini tertuang dalam surat pernyataan bersama, para penerima manfaat bantuan sembako dari Gubernur sepakat menolak dan mengembalikan bantuan,” ujar Unang.

Terpisah Camat Cilimus Hj Eny Sukarsih mengungkapkan, warga Desa Linggajati sepakat tidak mau menerima bantuan sembako dari Gubernur Jabar, bahkan penolakan warga tersebut tertuang dalam surat penyataan yang disaksikan oleh Kades, Ketua BPD dan warga.

“Bantuan sembako dari Gubernur yang dikumpulkan di balai Desa, dikembalikan ke Kantor Pos,” pungkasnya. (Abel Kiranti)

Warga Desa Desa Linggarjati Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan Bansos Pemprov Jabar PKH Hj. Eny Sukarsih sembako Gubernur Jabar

Komentar

Komentar telah di non-aktifkan untuk postingan ini

Berita Terkait