Berbagai Produk Inovasi Mahasiswa UNIKU Ditampilkan Pada KKN Expo di Pandapa

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2019-08-25 20:28:14+07

Berbagai Produk Inovasi sfeg.jpg

Seorang pengunjung tengah melihat hasil karya inovasi mahasiswa UNIKU pada KKN Expo di Pandapa Paramartha, Kecamatan Kuningan, Minggu (25/08/2019).

 

Kuningan – Setelah menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kewirausahaan yang merupakan sebuah terobosan baru berkat kerja sama dengan USAID Prioritas dan Kemenristekdikti RI selama satu bulan, mahasiswa Universitas Kuningan (UNIKU) menampilkan hasilnya pada KKN Expo di Pandapa Paramartha, Kecamatan Kuningan, Sabtu-Minggu (24-25/08/2019).

Di KKN Expo tersebut ditampilkan berbagai produk unggulan yang merupakan potensi dari tiap desa yang telah diinovasi oleh mahasiswa baik dalam bentuk, wadah, hingga merk, yang notabene berubah menjadi lebih bagus dan bernilai jual tinggi.

Contohnya saja dari Kelompok KKN 51 UNIKU, mereka berhasil merubah beberapa produk seperti rengginang yang diinovasi menjadi berbagai varian rasa, serta produk rumahan berupa sepatu kulit yang mempesona.

Dari rengginang dan sepatu kulit itu mereka memberikan inovasi supaya harga jual menjadi lebih tinggi, dan tentunya bisa menarik para pembeli, serta hasil inovasi mahasiswa itu terbilang kekinian atau mengikuti perkembangan zaman.

ssdef.JPGKetua Kelompok KKN 51 Aldi, menerangkan, temuan produk unggulan tersebut diperoleh setelah pihaknya melakukan pemetaan – berdasarkan intruksi tema KKN – dan akhirnya menemukan pengrajin sepatu kulit tersebut.

“Akhirnya kita survey ke sana, melihat gimana barang jadinya, pengerjaannya, setelah itu kita mulai angkat, dari situ kita buat skema untuk mengangkat si produk ini. Dari mulai pengemasan, terus dari model-modelnya yang mungkin tadinya jadul kita angkat agak modern dikit, tapi tetep formal. Terus dari segi kerapihan, jenis-jenisnya, rekomendasi harga yang baik itu kita semua juga rekomendasiin ke Pak Mamannya,” tuturnya.

Pihaknya pun membeli sejumlah produk sepatu itu dan memasarkannya di KKN Expo. Menurut pengakuannya, Kelompok KKN 51 pun sudah berhasil menjual 3 pasang sepatu dengan sistem pre order.

“Pre order ya. Jadi ya sistemnya pre order. Sementara ini Pak Maman sendiri belum bisa ready stock karena keterbatasan dari finansialnya. Jadi kita maksimalkan dengan cara dia, pre order kita maksimalkan, untuk produk ini berkembang,” ungkapnya.

Dari Kelompok 50 KKN UNIKU, dengan Dosen Pembimbing Lapangan Neni Nurhayati, mampu menciptakan sebuah produk baru yaitu minuman serbuk jahe yang diberi nama Gocap. Selain itu, mereka yang berlokasi KKN di Desa Cisantana, mampu membuat paket wisata.

Ketua Panitia Pelaksana KKN Tematik Kewirausahaan UNIKU Oding Syarifuddin, mengatakan, terpenting dari program tersebut yaitu dijamin keberlanjutannya, serta mendapat partisipasi dari masyarakatnya.

Sebab, menurut dia, bahwa kegiatan kewirausahaan itu bukan hanya sebatas teori, tetapi diterapkan kepada masyarakat yang lebih luas, sehingga akan memunculkan mahasiswa dan masyarakat yang punya karakter enterpreneurship.

 “Kemudian yang kedua akan mengangkat dan mendorong bahwa Kabupaten Kuningan yang kaya akan potensi lokal ini insha Allah ke depan dengan sentuhan KKN mahasiswa ke depan akan lebih menemukan cirinya sebagai daerah yang betul-betul produktif dari sisi UKM,” katanya.

Dan dengan program KKN yang pada tahun ini dipusatkan di Kabupaten Kuningan tersebut, Oding menjelaskan bahwa hal itu sebagai jawaban atas tantangan bahwa Kabupaten Kuningan sebagai daerah yang kaya akan pariwisata dan pertanian maka oleh pihaknya akan lebih diungkap kedepannya.

“Harapannya bahwa ke depan itu potensi bisa menjadi salah satu referensi pembangunan Kabupaten Kuningan,” harapnya.

Sedangkan Perwakilan Mitra Kunci Initiative USAID Amrulloh, menambahkan, tujuan utama penyelenggaraan KKN Tematik Kewirausahaan 2019 yang digagas oleh USAID bekerjasama dengan Kemenristekdikti RI dan Universitas Kuningan ini adalah lahirnya lulusan perguruan tinggi pada pasar kerja formal dan lahirnya enterpreneur muda.

“Tujuan KKN Tematik Kewirausahaan adalah memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan individu maupun masyarakat sebagai kelompok sasaran khususnya di bidang sosial ekonomi melalui pengenalan dan penggunaan konsep kewirausahaan dalam hidupnya. Modul KKN Tematik Kewirausahaan telah disusun oleh perwakilan dari 57 perguruan tinggi dengan berfokus pada pembangunan karakter positif orang muda idan kesetaraan gender dan inklusi sosial,” kata Amrulloh.

Sehingga, lanjut dia, pendekatan inilah yang membedakan KKN Tematik Kewirausahaan dengan KKN lainnya, karena modul KKN ini dan pelaksanaannya telah diujicobakan di 10 perguruan tinggi di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat termasuk Universitas Kuningan.

“KKN Tematik Kewirausahaan ini diharapkan menjadi Pentahelix KKN yang melibatkan 5 pihak seperti perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, pemuda dan masyarakat, dan media. Karena KKN Pentahelix Kewirausahaan ini akan mempercepat pencapaian pembangunan di daerah termasuk sejalan dengan program pemerintah propinsi Jawa Barat OVOP dan OVOC,” ungkap dia.

Rektor Universitas Kuningan Dr. H. Dikdik Harjadi, M.Si, mengungkapkan kepercayaan USAID dalam penyelenggaran KKN Tematik Kewirausahaan yang berjangka waktu tiga tahun (multiyears) telah mampu membekali mahasiswa menggali potensi setiap desa di daerah terpencil di daerah Kabupaten Kuningan.

“Insya Allah, informasi potensi desa di Kuningan ini akan sangat berharga bagi kita semua, terutama bagi Pemerintah Daerah dan pelaku usaha untuk menggenjot UMKM di setiap desa dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada,” tutup Dikdik. (TedyAgeng)

3 months ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, PERNIK, SOSPOLHUKAM, EKONOMI, PENDIDIKAN

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com











Berita Terkini

Categories