149
Friday, 11 September 2020 19:27 (1 minggu yang lalu)    Tulis Komentar

BNNK Kuningan Gelar Asistensi Relawan Untuk Perkuat Desa Bersinar

BNNK Kuningan Gelar Asistensi Relawan Untuk Perkuat Desa Bersinar

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Dalam rangka mendukung Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN), BNN Kabupaten Kuningan telah menyelenggarakan kegiatan Asistensi Penguatan Dalam Rangka Pembentukan Relawan Anti Narkoba pada hari Rabu dan Kamis (9-10 September 2020). 

Acara tersebut diikuti oleh 30 orang dari perwakilan 15 desa yang terpilih di Kabupaten Kuningan. Kelimabelas desa tersebut antara lain Desa Cilayung, Manis Lor, Manis Kidul, Bakom, Cikupa, Cihideung Hilir, Tirtawangunan, Kadugede, Muncangela, Ciasih, Cipancur, Wanasaraya, Manggari, Sampora, dan Cikeusik.

Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari tersebut, berisi tentang pengetahuan bahaya narkoba dari berbagai perspektif.  Selain itu, peserta juga ditatar dengan pengetahuan tentang teknik komunikasi efektif secara langsung maupun melalui media komunikasi tidak langsung. Narasumber kegiatan ini diantaranya adalah Kepala BNN Kabupaten Kuningan Edy Heryadi, Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Edi Nuryadi, Kompol Edy Budi, dr Ade Cindra, Asmadi dan Novy Khusnul Khotimah.

Dengan pembekalan yang telah dilakukan kepada relawan tersebut, Edy heryadi selaku kepala BNN berharap sama seperti Presiden RI Jokowi yaitu Pelaksanaan Rencana Aksi Nasional P4GN dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada bagian anggaran Kementerian, lembaga, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), dan sumber lain yang tidak mengikat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 

Tak hanya itu, Pelaksanaan Rencana Aksi Nasional P4GN, menurut Inpres ini, perlu mengikutsertakan peran masyarakat dan pelaku usaha sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. "Dengan partisipasi semua elemen kebangsaan, maka menunjukkan kepedulian kita semua sebagai insan Indonesia yang bergotong royong demi mewujudkan ketahanan tinggi terhadap bahaya narkoba di Indonesia," kata Edy. (Abel Kiranti)

Instruksi Presiden Narkotika Peredaran Gelap Narkotika bahaya narkoba Desa Bersinar

Komentar

Berita Terkait