147
Wednesday, 16 September 2020 19:49 (4 hari yang lalu)    Tulis Komentar

Bupati Kuningan Dukung Penuh Program Pasar Aman

Bupati Kuningan Dukung Penuh Program Pasar Aman

Bingkaiwarta, KUNINGAN - Bupati Kuningan H.Acep Purnama di dampingi Kepala Dinas Kesehatan dr. Hj. Susi Lusiyanti, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Drs. H. Uca Somantri, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menegah, Perdagangan dan Perindustrian Ir. Bunbun Budhiyasa menyambut hangat kunjungan Dra. Hardaningsih, Apt., MHSM Kepala Balai Besar POM Bandung beserta jajarannya di Ruang Pendopo Kab.Kuningan, Rabu (16/09/2020).

Kepala Balai Besar POM Bandung hadir ke Kuningan Dalam rangka ingin mensosialisasikan Pasar Aman dimana pasar tersebut menjamin keamanan pangan bagi masyarakat Khususnya di Jawa Barat. Badan POM RI memiliki Program Pasar Aman dari Bahan Berbahaya, dengan strategi program yaitu pelatihan, pengawasan, advokasi, monitoring dan evaluasi, serta replikasi pasar. Pasar tradisional merupakan tempat strategis untuk berbagai tujuan. Termasuk penyebaran pangan yang mengandung bahan berbahaya dapat ditekan, jika pasar diintervensi menjadi Pasar Aman dari Bahan Berbahaya (PABB).

Pengendalian penyalahgunaan bahan berbahaya pada pangan seharusnya dilakukan di seluruh pasar tradisional yang ada. Namun demikian, perlu ada skala prioritas agar pengendalian bisa dilakukan secara bertahap, dimulai dari pasar percontohan yang diintervensi Badan POM untuk kemudian dapat direplikasi oleh pemerintah daerah maupun swasta.

Harapan dari program pasar aman ini adalah adanya replikasi pasar percontohan Pasar Aman dari Bahan Berbahaya menjadi bagian pemberdayaan terpadu di pasar dan Pemda mampu melanjutkan Pasar Aman dari Bahan Berbahaya secara mandiri dan ingin mensertifikasi pasar sampai di pasar tersebut tidak lagi ditemukan menjual bahan bahan yang berbahaya dan di berikan Predikat Pasar Aman agar menjadi sebuah percontohan untuk pasar lainnya.

Kepala Balai Besar Badan pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Bandung, Dra. Hardaningsih, Apt., MHSM memaparkan, ini merupakan program mengamankan pasar dari bahan berbahaya. Contohnya, pasar tradisional yang menjual bahan baku dan nantinya akan diolah menjadi pangan.

“Kita akan periksa kandungan setiap makanan dari bahan kimia seperti formalin, boraks, pewarna tekstil dan rodamin B. Nanti teknisnya kita bekerja sama dengan Pemda Kuningan. Kita harus edukasi dan memberikan pemahaman kepada mereka (pedagang) untuk tidak menjual itu,” paparnya.

Dengan menegakkan prinsip dan konsistensi, BPOM akan menyurvei beberapa kali ke setiap pasar untuk memastikan pasar yang terkait aman. “Kita akan sering survei dan mereka (pedagang) masih konsisten menjual makanan aman, maka kita akan kasih reward atau penghargaan sebagai pasar yang aman dari bahan berbahaya,” tuturnya.

Selanjutnya, Bupati Kuningan dalam pertemuan ini mengutarakan akan mendukung penuh program ini agar pasar di Kabupaten Kuningan bisa mendapatkan sertifikasi Pasar Aman yang dimana aman dari penjualan bahan baku yang berbahaya. (Abel Kiranti)

Pendidikan dan Kebudayaan Bupati Kuningan Program Pasar Aman

Komentar

Berita Terkait