Fakta-fakta Kematian Lurah Windusengkahan di Kamar Hotel, Ditemukan Cincin Diduga Milik Perempuan

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2019-10-09 22:35:26+07

Fakta-fakta Kematian sfsfs.jpg

Kepolisian saat melakukan olah TKP di kamar nomor 5 Hotel Cipanas, Sangkanurip, Kecamatan Cigandamekar, Rabu (9/10/2019).

 

Kuningan – Kematian Lurah Windusengkahan R. Iwan Arusdiawan W (51), di dalam sebuah kamar hotel di lingkungan Sangkanurip, Kecamatan Cigandamekar, Rabu (9/10/2019), mengegerkan warga.

Tim bingkaiwarta.com mencoba merangkum fakta-fakta dibalik peristiwa kematian lurah yang juga merupakan putra mantan Bupati Kuningan R. Aruman Wirananggapati itu.

Senin (7/10/2019)

Menurut anak kandung korban Agam (28), tepatnya pada Senin malam ba’da isya, itu merupakan waktu komunikasi terakhir dirinya dengan almarhum.

Disebutkan Agam, saat itu pembicaraan membahas mengenai rencana berobat, mengingat korban memiliki riwayat penyakit jantung.

“Komunikasi terakhir itu juga nelepon mau berobat. (Punya riwayat jantung) udah 3 sampai 4 bulanan lah,” sebutnya pada Senin malam itu.

Selasa (8/10/2019)

Almarhum beraktivitas seperti biasanya yaitu pergi ke kantor Kelurahan Windusengkahan. Bahkan pada waktu itu bertepatan dengan pengajian rutin kantor yaitu membaca surat Yaa Sin bersama perangkat kelurahan.

Kemudian, tersiar kabar bahwa Lurah Windusengkahan itu berencana menjenguk Kepala Desa Ancaran yang dikabarkan tengah dirawat di Rumah Sakit Hasna Medika Palimanan, Cirebon.

Namun, kata Agam, ayahnya itu tidak bisa dihubungi selepas dikabarkan menjenguk Lurah Ancaran. Keluarga pun berusaha mencari namun sampai hari Rabu (9/10/2019) pagi tidak ada kabar terbaru.

Rabu (9/10/2019)

Lurah Windusengkahan, Kecamatan Kuningan, R. Iwan Arusdiawan W (51), ditemukan tewas di dalam kamar sebuah hotel di wilayah Sangkanurip, Kecamatan Cigandamekar     , Rabu (9/10/2019) sekitar pukul 05.00 WIB.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kuningan AKP Reza Pahlevi, dan Kapolsek Cilimus Kompol Tri Sumarsono, SH, M.Si, membenarkan terkait peristiwa ini. Petugas pun melakukan olah TKP.

Dari hasil olah TKP sementara, tercatat korban check in di kamar nomor 5 Hotel Cipanas, Sangkanurip, Kecamatan Cigandamekar, sejak Selasa (8/10/2019), pukul 10.00 WIB.

Saat itu, korban yang membawa kendaraan roda empat jenis Toyota Corolla warna hitam bernopol E 1761 MH itu, diterima langsung oleh petugas hotel bernama Saehudin. Korban pun memarkirkan kendaraannya di belakang hotel.

Petugas kemudian memberikan kunci dan korban masuk kedalam kamar seorang diri. Saehudin kemudian menyiapkan air minum teh ke dalam kamar, dan selanjutnya korban memberikan KTP beserta uang sebesar Rp. 150 ribu.

Saehudin meninggalkan kamar korban untuk kembali ke resepsionis dan sampai dengan malam hari korban terpantau tidak keluar kamar.

Ketika Saehudin mendatangi kamar korban untuk menyiapkan sarapan pagi dia melihat kondisi pintu kamar sudah dalam keadaan terbuka sedikit dan diganjal oleh kursi dari dalam kamar.

Kemudian Saehudin dan Moh. Eka Susanto mengecek ke dalam kamar didapati kondisi korban sudah meninggal dunia dalam keadaan tidur terlentang dan hanya menggunakan celana kain panjang warna hitam. Dari mulut korban terlihat mengeluarkan darah

Saehudin dan Moh. Eka Susanto melaporkan kasus ini ke Polsek Cilimus.

Dari hasil olah TKP, kepolisian menemukan barang bukti berupa kaos dalam dan celana dalam diduga milik korban, dua bungkus rokok Sampoerna Mild beserta korek, dompet beserta uang tunai milik korban, satu unit Hp Samsung, dua gelas cangkir, lima helai tisu, dan satu buah cincin yang diduga milik perempuan.

Selain itu, ditemukan pula satu buah remote, kunci mobil, kaca mata, sepatu, selimut, dua gelas berikut teko teh, dan baju koko warna putih diduga milik korban.

Dari hasil visum sementara tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun berdasarkan keterangan anak kandung korban bernama Agam, Hp merk Xiomi milik ayahnya hilang.

Hasil koordinasi dengan pihak keluarga mereka keberatan untuk dilakukan otopsi dan sudah dibuatkan pernyataan bilamana dikemudian hari pihak kepolisian meminta untuk dilakukan otopsi pihak keluarga siap dan menyanggupinya.

Jenazah korban dibawa ke RSUD 45 Kuningan untuk dilakukan pemeriksaan medis dan selanjutkan akan diserahkan ke pihak keluarga korban untuk dimakamkan.

Kamar hotel tempat ditemukannya Lurah Iwan pun tampak dipasangi garis polisi. Pihak hotel sendiri belum bisa dimintai keterangan. (Abel Kiranti)

Baca Juga : Lurah Windusengkahan Tewas di Hotel, Begini Kata Anaknya

11 days ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, SOSPOLHUKAM

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com











Berita Terkini

Categories