Forum Gabungan Bersama LSM dan Ormas Kecewa Dengan Sikap Unsur Muspida Yang Dianggap Menyepelekan Aspirasi Masyarakat

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2017-01-19 19:17:29+07

Forum Gabungan Bersama LSM dan Ormas Kecewa.jpg

Ketidak hadiran unsur Muspida Kuningan dalam audiensi yang diagendakan di ruang rapat Linggajati, Setda Kuningan pada Kamis (19/1), membuat Forum Gabungan Bersama LSM dan Ormas kecewa, dan membubarkan diri.

 

Kuningan – Forum Gabungan Bersama LSM dan Ormas kecewa, gara-gara agenda audiensi antara pihak mereka bersama unsur Muspida Kabupaten Kuningan yang rencananya digelar di ruang rapat Linggajati, Setda Kuningan pada Kamis (19/1) gagal dilaksanakan, karena tak ada satupun pimpinan Muspida, baik bupati, wakil bupati, Kepala Kajari, Dandim 0615, hingga Kapolres yang menghadiri pertemuan itu.

Padahal, kata M. Noer Ketua LSM Siluman, LSM-nya bersama Barak, Pemuda Pancasila, GAMAS, GARIS, GARDAH, PERSIS, LSM Penjara, KAB, Pemuda Panca Darma dan Dhangiang Kuningan yang tergabung dalam wadah Forum Gabungan Bersama LSM/Ormas sudah hadir di halaman kompleks perkantoran Pemda sejak pagi.

Dan kehadiran mereka nampak hanya ditemui oleh Kepala Bakesbangpol Dadi Hariadi, Kepala Badan Pol PP Indra Purwantoro, Kasi Intelkam Polres Kuningan AKP Iwan Rasiwan, Pasi Intel Kodim 0615 Lettu Arh Esa Advanisa, dan Kasi Intel Kajari Kuningan Wawan Kustiawan.

Akibat kuatnya rasa kecewa tersebut, kata Nur, sekitar pukul 10.40 WIB, giat-pun dianggap selesai, dan seluruh Ormas dan LSM langsung membubarkan diri, sekaligus membatalkan giat audensi, “Kami merasa kecewa dengan ketidakhadiran Muspida ini, seolah-olah kehadiran kami tidak dihargai. Padahal kami hanya ingin menyampaikan aspirasi sebagai masyarakat Kuningan,” ujar Noer dengan nada kesal kepada Bingkaiwarta usai pertemuan tersebut.

Di tempat yang sama koordinator dari Forum Gabungan Bersama Ormas/LSM Nana Rusdiyana menjelaskan, bahwa pertemuan ini di lakukan sebagai bentuk tanggungjawab moral sebagai masyarakat Kuningan yang tergabung dalam wadah Ormas/LSM tersebut, yang notabene masih memiliki kepedulian terhadap situasi dan kondisi yang berkembang saat ini.

“Seharusnya sih pihak Pemda sendiri yang menjadi inisiator mengadakan dialog seperti ini, selaras dengan kewenangan dan kewajibannya, sesuai dengan amanat UU No. 7 tahun 2012, tentang penanganan konflik sosial,” ucap Nana.

Ketidakhadiran para Muspida ini, lanjut Nana, sebagai bentuk tindakan yang telah menyepelekan permasalahan yang ada, “Maka dari itu Massa memutuskan untuk membubarkan diri dan tidak meneruskan pertemuan ini. Disamping itu kami merasa sangat kecewa atas sikap para pemimpin daerah yang memandang sepele aspirasi masyarakatnya,” tegas Nana. (Elly Said)

 

 

 

3 years ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, SOSPOLHUKAM

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com











Berita Terkini

Categories