657
Friday, 16 October 2020 18:51 (1 minggu yang lalu)    Tulis Komentar

FPI Kab. Kuningan "Ngotot" Nuzul Harus Mengundurkan Diri

FPI Kab. Kuningan "Ngotot" Nuzul Harus Mengundurkan Diri

Bingkaiwarta, KUNINGAN - Ketua Ormas Islam Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Kuningan, Ust. Endin Kholidin mengingatkan Badan Kehormatan (BK) DPRD Kuningan, agar tidak main mata dengan DPC PDIP Kuningan untuk menetralisir kasus diksi “limbah” Nuzul Rachdy supaya tidak mundur dari jabatannya sebagai ketua DPRD.
 
“Ingat, puluhan ribu pasang mata saat ini sedang menyoroti kerja BK DPRD. BK harus profesional dalam merealisasikan aspirasi dari umat Islam dengan batasan waktu pada tanggal 19 Oktober 2020,” kata Ketua FPI Kabupaten Kuningan, Ustadz Endin Kholidin kepada bingkaiwarta.com, Jumat (16/10/2020).
 
Manakala BK tidak bisa memberikan keputusan, maka Ia pun menegaskan, pihaknya akan mengadakan aksi besar-besaran pada tanggal 22 Oktober di Halaman Gedung DPRD Kabupaten Kuningan.
 
Terkait permohonan maaf Nuzul, menurut Ustadz Endin, itu hanya bisa menyelesaikan masalah normatif dengan Husnul Khotimah, tapi tidak dengan umat. "Untuk kemaslahatan umat, jalan satu-satunya Nuzul Rachdy harus mengundurkan diri dari Ketua DPRD Kuningan," tandasnya.
 
Dikatakan Ustadz Endin, FPI akan mendesak PDIP untuk mengeluarkan rekomendasi bahwa, Nuzul Rachdy harus diturunkan dari jabatan ketua DPRD Kuningan.
 
“Alasannya sudah jelas dan nyata. Masyarakat Kuningan menolak Nuzul Rachdy sebagai ketua DPRD atas ucapannya yang telah menghina pesantren dan santri,” tegasnya. (Abel Kiranti)
DPRD FPI BUZUL RACHDY KUNINGAN BK

Komentar

Berita Terkait