157
Tuesday, 15 September 2020 18:46 (1 minggu yang lalu)    Tulis Komentar

Fraksi PAN-PDIP Apresiasi Peningkatan PAD

Fraksi PAN-PDIP Apresiasi Peningkatan PAD

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Fraksi PAN dan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Kuningan mengapresiasi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya yang terdapat dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) TA 2020. Hal itu terungkap dalam Pandangan Umum (PU) masing-masing fraksi dewan.

Dalam keterangan persnya, Ketua Fraksi PAN DPRD Kuningan, H Udin Kusnedi, Selasa (15/9/2020), menyampaikan, apresiasi terhadap pemerintah daerah yang telah berupaya meningkatkan target pendapatan daerah, terutama yang bersumber dari PAD.

“Pendapatan daerah dalam rencana Perubahan APBD TA 2020 sebesar Rp2,85 triliun lebih, naik sebesar Rp18,54 miliar atau 0,65 persen. Pendapatan tersebut berasal dari PAD Rp322 miliar lebih, Dana Perimbangan Rp1,68 triliun lebih dan lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp851 miliar lebih,” sebutnya.

Selain itu, la mengatakan, berkenaan dengan peningkatan PAD terutama yang bersumber dari komponen pajak daerah bertambah sekitar Rp1,4 miliar lebih, naik sebesar Rp1,87 persen. Hanya khusus pajak mineral bukan logam dan batuan berkurang Rp1 miliar, mohon agar dapat dijelaskan.

“Kemudian kami juga meminta penjelasan berkenaan dengan bantuan keuangan dari provinsi sebesar Rp223 miliar lebih,” sebutnya.

Kaitan dengan belanja daerah, pihaknya menyebut, target belanja daerah pada Perubahan APBD TA 2020 adalah Rp2,91 triliun lebih. Jumlah ini berasal dari belanja tidak langsung sebesar Rp1,78 triliun, dan belanja langsung mencapai Rp1,12 triliun lebih.

“Kami tentunya selalu berharap agar alokasi belanja daerah ini diupayakan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas, dalam kerangka pencapaian visi misi Kuningan Maju tahun 2023. Soal pembiayaan daerah pada rencana Perubahan APBD TA 2020, kami mohon penjelasan terkait Silpa sisa penghematan belanja sebesar Rp13,8 miliar lebih,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Dede Sembada terkait pendapatan di sektor PAD yang mencapai kenaikan. Fraksi PDI Perjuangan mengapresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati, meskipun dalam keadaan pandemi Covid-19 masih dapat meningkatkan pendapatan Rp10,88 miliar.

“Peningkatan ini bersumber dari pajak daerah Rp1,48 miliar, retribusi daerah Rp6,56 miliar dan hasil pengelolaan BUMD Rp2,06 miliar. Kami berharap optimalisasi pengelolaan BUMD akan lebih dapat ditingkatkan, sebab optimalisasi pengelolaan BUMD tidak berdampak pada pembebanan kepada rakyat,” tandasnya.

Pihaknya merinci, jika sektor pendapatan mengalami perubahan asumsi dari Rp2,66 triliun rencana anggaran sebelum perubahan, dan di parsial ke-enam menjadi Rp2,84 triliun. Kemudian setelah perubahan direncanakan menjadi Rp2,86 triliun, berarti ada penambahan Rp18,55 miliar.

“Penambahan pendapatan ini berasal dari PAD yang bertambah Rp10,89 miliar setelah perubahan parsial ke-enam. Sementara Dana Perimbangan mengalami kenaikan Rp18,31 miliar setelah perubahan parsial ke-enam, sementara di sektor lain-lain pendapatan mengalami penurunan Rp10,65 miliar bila dibandingkan dengan asumsi anggaran di parsial ke-enam,” bebernya.

Selanjutnya dari sisi belanja daerah, Ia beranggapan, khususnya belanja tidak langsung terdapat pengurangan alokasi anggaran sebesar Rp32,49 miliar. Jumlah ini berasal dari pengurangan belanja pegawai Rp24,93 miliar, dan bantuan tidak terduga Rp19,50 miliar.

“Dimana di pos anggaran parsial ke-enam ini dialokasi Rp74,37 miliar untuk penanganan Covid-19, di perubahan menjadi Rp54,87 miliar. Artinya alokasi yang dianggarkan sudah tepat sasaran,” imbuhnya.

Sementara di sektro belanja langsung khususnya belanja program kegiatan urusan, pihaknya juga mengapresiasi, karena telah meningkatkan alokasi anggaran dari Rp923,49 miliar menjadi Rp983,16 miliar. Sehingga ada peningkatan Rp59,67 miliar, yang mana belanja langsung program dan kegiatan ini sangat bersentuhan dengan kepentingan masyarakat. (Abel Kiranti)

Fraksi PAN Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Kuningan Pendapatan Asli Daerah PAD

Komentar

Berita Terkait