Hari Terakhir Tour de Linggarjati ke 5 Ratusan Pembalap Turun di Kelas Criterium

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2019-09-16 02:05:16+07

Hari Terakhir hdhdhjjee.jpg

Pembalap kategori Men Elite mengambil start pada kelas Criterium Tour de Linggarjati ke 5,  di depan Pusat Pertokoan Jalan Siliwangi, Sabtu (16/9/2019).

 

Kuningan – Hari ketiga atau terakhir pelaksanaan event akbar Tour de Linggarjati ke 5 ratusan pembalap turun di kelas Criterium, Minggu (15/9/2019). Pada kelas ini peserta beradu cepat mengelilingi rute melingkar sejauh 1,6 kilometer di seputaran Kota Kuningan.

Uniknya, peserta pada kelas ini tidak hanya atlet dewasa atau profesional saja yang dilibatkan, melainkan ada pula anak-anak usia 7 sampai 14 tahun dalam kategori Boys and Girl Challenge dan Men and Women Cadet.

Hari Terakhir Tour de Linggajjhye.jpgPenampilan mereka membuat takjub para penonton karena meskipun masih berusia muda tetapi penampilannya bak seorang profesional. Penonton pun sempat dibuat tertawa karena ada saja aksi sejumlah pembalap muda yang bikin lucu.

Misalnya, aksi salah satu pembalap muda di kategori Boys Challenge yang ketika tiba di garis finish berusaha unjuk kebolehan dengan mengangkat sepedanya. Kontan aksi ini membuat penonton tertawa karena terbilang lucu.

Sementara di kelas profesional diikuti oleh kategori Men and Women Youth, Men and Women Junior, Master A dan B, serta Men and Women Elite. Kelas ini terbilang seru karena mereka mampu mengayuh sepeda dengan kecepatan tinggi.

Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH, MH, menerangkan, ada perbedaan pada Tour de Linggarjati ke 5 lewat dibukanya kelas bagi anak-anak yaitu dalam rangka mencari bibit muda dan memberi ruang kepada masyarakat supaya bergairah dalam bersepeda.

“Ada sebuah ciri khas dari pelaksanaan Tour de Linggarjati ke 5 ini karena ada beberapa kelas yang kita lombakan. Anak-anak dari usia 8 sampai 12, 12 sampai 15. Ini berarti kita ada sebuah ruang untuk mencari bibit, memotivasi semua masyarakat khususnya Kuningan, umumnya se Indonesia, untuk bergairah kembali dalam bersepeda, terutama dalam menciptakan atlet-atlet,” terang Acep dihadapan awak media usai melepas peserta Fun Bike.

Ia pun memandang bahwa pertandingan semacam Tour de Linggarjati mampu menciptakan iklim kompetisi dan sebagai ajang uji coba kemampuan masing-masing pembalap yang berasal dari lintas daerah dan negara, “Dimana saya sajikan jalan yang menanjak, menurun, dan sempit karena melalui desa-desa. Nah inilah ciri khas Tour de Linggarjati,” katanya.

Pada nomor Criterium yang diikuti oleh sekitar 365 pembalap ini tiap kategori memiliki jumlah putaran yang berbeda. Untuk peserta anak-anak atau pemula sebanyak 1-3 putaran. Sedangkan profesional 6-18 putaran. Race ini berakhir menjelang maghrib karena melibatkan 16 kali start. (TedyAgeng)

Baca Juga : Kesuksesan Fun Bike Tour de Linggarjati ke 5 Mampu Membuat Antrean Sepeda Mengular Panjang.

1 month ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, PERNIK, OLAH RAGA

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com











Berita Terkini

Categories