Hujan Deras Dan Angin Kencang Akibatkan Kualitas Gabah Menurun

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2017-01-29 17:22:35+07

Hujan Deras Dan Angin Kencang PS.jpg

Para petani terpaksa memanen secara dini tanaman padi milik mereka, agar tidak terlalu merugi akibat dari rendaman hujan dan robohnya padi karena terjangan angin kencang.

 

Kuningan – Petani di sejumlah wilayah di Kabupaten Kuningan terancam merugi akibat tingginya intensitas curah hujan disertai angin kencang wilayah yang berada di kaki gunung Ciremai akhir-akhir ini, pasalnya kondisi ini menyebabkan banyak tanaman padi yang sudah mulai berisi rebah, atau ambruk, dan teremdam air hujan, dan bila hal itu terus berlangsung, akan berdampak pada menurunnya kualitas gabah.

“Jika kondisi ini terjadi terus menerus, gabah akan buruk, dan secara otomatis harganya akan jatuh. Kalau sudah begitu, dipastikan para petani akan merugi,” ungkap Keno Karnadi, 50, petani Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciawigebang kepada Bingkai Warta, Minggu (29/1).

 Kerugian yang akan ditanggung petani, kata dia, bisa mencapai jutaan rupiah, terutama mereka yang memiliki area lahan pertanian yang luas, dan tanaman padinya terendam sekaligus direbahkan serangan angin kencang, seperti yang berada di wilayah pertanian Kuningan timur.

Menurut Keno, bukan hanya tanaman padi miliknya saja yang rebah dan terendam itu, banyak ranaman milik petani lainnya yang juga rebah akibat terjangan hujan dan angin, ”Bila melihat banyak tanaman yang rusak karena hujan deras yang disertai angin angin kencang, para petani bisa balik modal juga sudah untung,” katanya. 

Hal senada diungkapkan oleh Suganda, 60, petani lainnya, bahwa kondisi tersebut membuat tanaman padi yang sudah siap panen menjadi rusak, “Kondisi ini mulai terjadi beberapa bulan lalu, saat hujan lebat kadang  disertai angin kencang sering terjadi,” ujar Suganda.

Keno dan Suganda mengaku tidak dapat berbuat banyak setelah mengetahui tanaman padinya rebah, “Mau  diapakan lagi, mau diikat agar dapat berdiri lagi sudah tidak mungkin,” keluh mereka.

Untuk mengantisipasi kerugian terlalu besar dari kejadian tersebut, mereka mengaku akhirnya terpaksa memanen secara dini padi padi yang mereka tanam, seraya menanti panen kedua selama musim hujan ini dan berharap hasilnya bisa lebih baik. (Elly Said)

3 years ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, EKONOMI

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com











Berita Terkini

Categories