Ibu-ibu PKK Harus Paham Pengertian PAUD dan Literasi

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2020-02-05 16:36:39+07

Ibu-ibu PKK sfsfee.jpg

Bunda PAUD Kabupaten Kuningan, Hj. Ika Acep Purnama, pada Kegiatan Kolaborasi, Koordinasi dan Sinkronisasi Program Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Bekerjasama Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuningan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Melalui Bidang Pembinaan PAUD dan Dikmas, di Aula RM. Lembah Ciremai, Selasa (04/02/2020).

 

Kuningan – Bunda PAUD Kabupaten Kuningan Hj. Ika Acep Purnama, mengatakan, kedudukan Ketua TP PKK kecamatan, desa dan kelurahan secara otomatis melekat dengan gelar Bunda PAUD dan Bunda Literasi.

Sehingga, Ika menekankan bahwa ibu-ibu harus paham tentang pengertian dari PAUD dan Literasi. Dimana PAUD adalah satuan pendidikan anak usia dini yang didalamnya terdiri dari jenjang Taman Kanak-kanak (TK) untuk peserta didik 4-5 tahun dan jenjang Kelompok Bermain (KB) untuk peserta didik 2-4 tahun.

Sedangkan, literasi memiliki makna kemampuan individu dalam mengolah dan memahami informasi ketika melalukan kegiatan membaca dan menulis. Kata lain, literasi adalah seperangkat keterampilan dan kemampuan seseorang dalam membaca, menulis, berhitung serta memcahkan masalah dalam kehidupannya sehari-hari.

Hal itu disampaikan Ika dalam Kegiatan Kolaborasi, Koordinasi dan Sinkronisasi Program Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Bekerjasama Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuningan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Melalui Bidang Pembinaan PAUD dan Dikmas, di Aula RM. Lembah Ciremai, Selasa (04/02/2020).

“Dengan membaca kita menjadi tahu, dengan membaca kita menjadi pintar, membaca itu tanpa batasan dan membaca itu juga bisa di buku dan di media sosial. Namun yang kit abaca itu harus yang bermanfaat untuk kita,” kata Ika.

Menurut dia, banyak sekali manfaat yang dapat diperoleh dari membaca. Diantaranya menambah ilmu, meningkatkan keimanan, mengasah konsentrasi, menjelajah dunia tanpa meninggalkan rumah, dan terhindar dari pikun.

Ada enam literasi dasar yang menurut Ika wajib diikuti dan dipahami. Diantaranya literasi baca tulis, literasi numerasi (berhitung), literasi sains (pengetahuan), literasi finansial (keuangan), literasi digital (penguasaan ilmu teknologi dan informasi), serta literasi budaya dan kewargaan yang maknanya budaya.

Sementara, itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Drs. H. Uca Somantri, menambahkan bahwa TP PKK Kabupaten, Kecamatan, Desa dan Kelurahan adalah mitra kerja Disdikbud yang melekat degan kegiatan pada bidang pembinaan PAUD dan Dikmas. Diantaranya, penyelenggaraan pendidikan anak usia dini, penerapan literasi dan penanganan program stunting.

Ia pun mengenalkan kebijakan baru Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nadiem Makarim, yaitu tentang Merdeka Belajar yang meliputi USBN, UN, RPP dan Zonasi. Kemudian, Kampus Merdeka yakni Tiga Semester dari Delapan Semester diperbolehkan mengambil prodi lain kecuali prodi medis yang tidak berlaku.

“Ada juga dalam pengenalan budaya dari perspektif pendidikan. Yaitu keteladanan guru, keteladanan orang tua, keteladanan lingkungan dan pendidikan karakter peserta didik. Ini harus dipahami oleh semua pendidik,” kata Uca.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kabid PAUD Dikmas Elon Carlan beserta jajaran Kasie, Ketua GOPTKI. Hj. Ella Dian, Para Penilik PAUD dan Pengawas, Organisasi Mitra, Himpaudi, IGTKI, dan para Ketua PKK Desa/Kelurahan Se-Kabupaten Kuningan. (Abel Kiranti)

17 days ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, SOSPOLHUKAM, PENDIDIKAN

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com












Berita Terkini

Categories