241
Thursday, 10 June 2021 08:47 (6 hari yang lalu)    Tulis Komentar

Ini Agenda Yang Dibahas Bapor Korpri Provinsi Jawa Barat Di Kuningan

Ini Agenda Yang Dibahas Bapor Korpri Provinsi Jawa Barat Di Kuningan

Bingkaiwarta, CILIMUS – Selain mengupas pelaksanaan Pekan Olahraga Pemerintah Daerah (Porpemda) yang sempat tertunda hingga dua tahun, terdapatnya beberapa kabupaten dan kota yang belum membentuk Badan Pembina Olahraga Korp Pegawai Republik Indonesia (Bapor Korpri) menjadi bagian bahasan dalam agenda Rapat Koordinasi (Rakor) Bapor DP Korpri Provinsi Jawa Barat tahun 2021, di Hotel Horison Tirta Sanita Panawuan, Kecamatan Cillimus, Kabupaten Kuningan, Rabu siang (09/06/2021).

Hal itu dibenarkan Ketua Bapor Korpri Provinsi Jawa Barat Drs. H. Asep Sukmana, M.Si, bahwa berbagai informasi kegiatan yang akan dilaksanakan kedepan dibahas dalam agenda Rakor, termasuk diantaranya rencana pembentukan Bapor Korpri di beberapa kabupaten dan kota. 

“Masih terdapat kabupaten dan kota di Jawa Barat yang belum membentuk Bapor Korpri, saya sendiri baru melantik pengurus Bapor Korpi di 14 kabupaten dan kota, sisanya belum ada, dan biasanya yang belum penanganan olahraganya dilakukan oleh Dinas Olahraga setempat,” ujar Asep yang juga merupakan Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, sekaligus Pj Setda Kabupaten Bandung itu.

Padahal, menurut Asep, penanganan olahraga di lingkup Korpri itu berbeda dengan Dinas Olahraga, mengingat Dinas Olahraga cakupannya ke prestasi untuk masyarakat umum, sedangkan Bapor Korpri lebih terkonsentrasi pada para Aparatur Sipil Negara (ASN), sehingga Asep berharap pada kabupaten dan kota yang belum agar segera membentuk Bapor Korpri.

Kemudian, agenda-agenda lainnya yang menjadi bahan diskusi, kata Asep, adalah beberapa alternatif kegiatan olahraga yang tidak melibatkan banyak orang, jika pendemi Covid belum juga sirna, seperti jenis-jenis pertandingan single event, semisal pertandingan catur antar ASN.

“Intinya, pandemi Covid ini tidak boleh menyurutkan semangat untuk tetap melakukan aktivitas, kita ingin disamping agenda silaturahmi, juga ada kegiatan kompetisi yang sehat di lingkup Korpri Jawa Barat,” kata Asep.

Sementara, perihal Porpemda, dijelaskan Asep, setelah pada tahun 2020 batal diselenggarakan, demikian pula pada tahun 2021 ini, mengingat Covid-19 masih mewabah, dan pihaknya tidak mau mengambil resiko untuk itu, maka dalam Rakor tersebut ditetapkan akan dilaksanakan pada tahun 2022 mendatang, dengan tuan rumah tetap Kabupaten Kuningan, sesuai dengan rencana pada tahun 2020.

Asep menegaskan, gelaran Porpemda itu menimbulkan gairah silaturahmi yang tinggi bagi para ASN, karena tidak ada kegiatan event olahraga lainya seperti Porpemda, yang mampu menghadirkan 10 ribu orang, dengan pembagian 3 ribu atlet, dan 7 ribu penonton sekaligus ke daerah tempat penyelenggaraan.

“Dan ini pastinya akan berdampak pula pada perekonomian masyarakat di tempat penyelenggaraan Porpemda, sehingga seyogyanya bupati atau walikota menyadari jika pelaksanaan Porpemda itu tidak semata-mata kumpulan ASN yang bertanding olahraga, tetapi masyarakat umum juga akan turut menikmati kegiatan ini. Saya berani jamin, jika masyarakat berjualan apapun di lokasi Porpemda, maka daganganya akan laris,” tandasnya. (Redaksi)

Porpemda Bapor korpri Dinas olahraga

Komentar

Berita Terkait