Isak Tangis Iringi Pemakaman Korban Kecelakaan Maut Jalur Tol Cipali Kilometer 161 Di Cibingbin Kuningan

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2017-01-15 21:38:15+07

Isak Tangis Iringi Pemakaman Korban Kecelakaan Maut.jpg

Suasana pemakaman Aan Sawaludin, 34, pengendara travel jurusan Kuningan – Jakarta dengan jenis kendaraan Daihatsu Luxio ber-nopol B 1138 KS, di tempat pemakaman umum Desa Sukaharja, Kecamatan Cibingbin, Minggu (15/1)

 

Kuningan – Suasana duka menyelimuti keluarga dan tetangga saat melakukan pemakaman Aan Sawaludin, 34, pengendara travel jurusan Kuningan – Jakarta dengan jenis kendaraan Daihatsu Luxio ber-nopol B 1138 KS yang meninggal dunia dalam tragedi kecelakaan maut di jalur Tol Cipali kilometer 161, Kabupaten Majalengka, sekitar pukul 02.30 WIB, Minggu (15/1).

Isak tangis seakan tak terbendung, saat jenazah yang tiba sekitar pukul 16.00 WIB di tempat kediaman Rt. 3/2, Desa Sukaharja, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan, dan kemudian setelah selesai diterima pihak keluarga langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat pada jam 16.50 WIB.

Wastini, 40, kakak sepupu Aan menuturkan, dia dan keluarganya tidak sedikitpun ada pirasat akan terjadi musibah yang mengakibatkan Aan meninggal dunia seperti itu, saat Aan mulai berangkat membawa mobil travelnya untuk membawa penumpang menuju Jakarta, pada Sabtu malam (14/1) sekitar pukul 20.00 WIB.

Malahan, kata Wastini, anak kedua dari pasangan Kasmari, 60, dan Kari, 55, ini terlihat begitu semangat, sampai sampai sebelum berangkat Aan juga sempat mengatakan pada istrinya, bahwa sayang kalau tidak berangkat karena saat ini sedang ramai-ramainya penumpang.

“Makanya istri Aan sangat syok saat mendengar bahwa suaminya telah meninggal dunia dalam kejadian kecelakaan ini. Dan itu tak hanya dirasakan oleh istri Aan, kami juga merasa sangat kehilangan dengan kepergian dia, karena Aan merupakan sosok yang baik, penurut, rajin ibadah, juga memiliki perangai yang sangat sopan terhadap siapa saja,” kata Wastini kepada BINGKAI WARTA.

Sementara di tempat terpisah, tepatnya di Rt. 6/5, Desa Sindangjawa, Kecamatan Cibingbin, keluarga Rosin, 58, salah satu penumpang travel yang menjadi korban dalam kecelakaan maut itu tampak sudah mulai berkumpul di ruangan depan rumah, karena pada Jam 15.00 WIB, korban telah selesai dimakamkan.

Seperti diungkapkan Hadidi, 42, keponakan korban, bahwa jenazah pamannya tiba di rumah tinggalnya sekitar pukul 13.45 WIB, atau lebih dahulu dari korban lainnya, dan pada pukul 15.00 WIB, jenazahnya telah selesai dimakamkan.

Dia menyebutkan, bahwa Rosin sudah sekitar 40 hari bekerja di Jakarta, dan pada malam nahas itu dia memaksa untuk pulang ke Kuningan, dengan menumpang travel yang dikendarai Aan, “Padahal saya sendiri tidak mengijinkan paman saya itu pulang, tapi dia memaksa, dengan alasan ingin istirahat dulu di Desa,” ujarnya.

Begitu pula Rukiti, 50, sambung Hadidi, tidak mengetahui samasekali jika suaminya akan pulang, karena memang tidak ada kabar sebelumnya, “Makanya dia sangat terkejut, saat menerima kepulanan suaminya dengan kondisi sudah menjadi jenazah, karena dia juga sama tidak pernah memiliki pirasat samasekali, semua akan terjadi seperti ini,” tutur Hadidi.

Sementara, hingga berita ini diturunkan, semua korban meninggal dunia dalam tragedi kecelakaan maut di jalur Tol Cipali kilometer 161, Kabupaten Majalengka yang menelan korban meninggal dunia Aan sawaludin, warga Rt. 3/2, Desa Sukaharja, Kecamatan Cibingbin (pengemudi), Dinah, 32, warga Rt. 9/4 Dusun Tengah, Desa Cikandang, Kecamatan Luragung, Rosin, 58 , warga Rt. 6/5, Desa Sindang Jawa, Kecamatan Cibingbin, dan Elah Siti Hofilah, 18, warga Dusun II, Desa Sindang Jawa, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan, semua telah tiba, dan dimakamkan di desa masing-masing. (Elly Said)

3 years ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, SOSPOLHUKAM

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com











Berita Terkini

Categories