361
Saturday, 17 October 2020 11:22 (1 minggu yang lalu)    Tulis Komentar

"Kado Istimewa" Itu Masih Misteri

"Kado Istimewa" Itu Masih Misteri

Bingkaiwarta, KUNINGAN - Kegaduhan akibat pernyataan Ketua DPRD Kabupaten Kuningan, Nuzul Rachdy, sekitar 2 Minggu lalu masih menjadi perhatian publik dari berbagai kalangan.
 
Menjelang Hari Santri Nasional tanggal 22 Oktober 2020 semua masyarakat menunggu siapa kiranya yang akan memeberi "Kado Istimewa" di Hari Santri Nasional tersebut?
 
Sekjen FPI Kabupaten Kuningan, Luqman Maulana menggungkapkan, siapapun tentunya tidak ingin mengecewakan Hari Istimewa itu. Menurutnya, hadiah itu sebaiknya datang dari Nuzul Rachdy yang juga merupakan sekretaris DPC PDIP Kabupaten Kuningan.
 
"Pertama, dengan rasa sangat menyesal atas pernyataanya kemudian Nuzul harusnya meminta ma'af secara terbuka di depan publik pada umumnya. Kedua, dengan lapang dada, dan legowo melepaskan jabatannya dengan terhormat mundur dari Ketua DPRD Kabupaten Kuningan," ungkap Luqman kepada bingkaiwarta.com, Sabtu (17/10/2020).
 
Luqman menambahkan, adapun kado istimewa itu bisa saja datang dari BK DPRD Kabupaten Kuningan dengan menyatakan Zul melanggar Kode Etik sebagai Pejabat Publik. Setelah dengan profesional BK memproses berdasarkan laporan yang sudah diterima.
 
"Jika dalam waktu dekat ini tidak ada informasi yang jelas terkait hal diatas maka santri bersama masyarakat yang lainya akan mengadakan aksi juga memberikan "Kado" untuk Ketua DPRD dan BK dalam  merayakan Hari Santri Nasional di Halaman Gedung DPRD Kabupaten Kuningan," pungkasnya. (Abel Kiranti)
Hari Santri DPRD NUZUL RACHDY FPI BK KUNINGAN

Komentar

Berita Terkait