681
Wednesday, 20 May 2020 04:52 (7 bulan yang lalu)    Tulis Komentar

Kapolres Kuningan Minta Para Pemilik Rumah Mewah Pasang CCTV

Kapolres Kuningan Minta Para Pemilik Rumah Mewah Pasang CCTV

Bingkaiwarta, CIAWIGEBANG - Buntut peristiwa kemalingan rumah mewah di Desa Pangkalan Kecamatan Ciawigebang, Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik meminta para pemilik rumah mewah memasang closed circuit televisioan (CCTV).

"Rumah yang dibobol maling kemarin memang tidak ada CCTV, nihil," kata Lukman kepada wartawan saat ditemui dalam kunjungan pengawasan jalur Kuningan Kota, Selasa (19/5/2020).

Pemasangan alat rekam, kata dia, tentu sangat membantu dalam melakukan pengamanan swakarsa di lingkungan sekitar. "Disamping itu, kegiatan siskamling juga harus diberlakukan dan jangan lupa melakukan patroli," kata Lukman.

Mengenai aksi rampok kemarin, Lukman menuturkan, petugas telah mengumpulkan sejumlah saksi keterangan dan melakukan penyidikan."Hingga saat ini kami melakukan pendalaman terhadap kasus kemarin," tuturnya.

Baca Juga:

Dalam buruan terhadap komplotan pembobol rumah mewah, Lukman menegaskan, pencarian terus dilakukan melalui tim gabungan yang telah terbentuk.

"Ada anggota kami dan petugas dari Polda juga melakukan pengungkapan terhadap kasus ini," tegasnya.

Terpisah, pantauan di tempat kejadian perkara terlihat sepi dari aktivitas biasanya. "Oh, Teh haji waktu tadi memang masih di toko," ungkap Dede Sembada yang juga adik korban pemilik rumah mewah tersebut.

Politisi sekaligus Anggota DPRD Kuningan yang akrab disapa Desem ini mengatakan, memahami atas kejadian hari sebelumnya."Ini menjadi catatan bagi keluarga. Terutama tidak harus banyak simpan uang dirumah," imbuhnya.

Alasan itu, menurutnya, ini merupakan kali kedua musibah yang menimpa pengusaha aneka sandang. "Dulu waktu tahun 2011, saudara kehilangan banyak harta. Sebanyak 5 kg emas dan uang sekitar Rp 1.2 miliar," kata Desem.

Bobot emas hingga seberat 5 Kg itu sebagian dari warisan orang tua dan hasil pengumpulan sendiri. "Emas warisan seberat 3 kg dan sisa dari Teh Haji bareng A haji Kukumpul," ucapnya.

Ditanya soal lapak usaha, Desem mengatakan, Aneka Sandang bergerak dalam usaha penjualan kain dan sembako."Untuk tempat usaha tersebar di Wilayah III Cirebon dan ada juga di daerah Purwokerto," paparnya.

Ditanya soal kondisi kesehatan, Desem mengemukan bahwa saat ini saudara kandungnya yakni Hj Eti dan H Udin sudah terbiasa melakukan aktivitas pada sebelum sebelumnya. "Alhamdulillah mereka selamat dan sehat," katanya.

Ada info cincin tunangan dibawa maling, Desem mengatakan benar bahwa kehilangan cincin yang sedang dikenakan salah seorang anak korban di paksa maling untuk dicabut dari jari anak korban. "Iya anak Teh Haji kan baru tunangan dan si cincin itu malah dibawa kabur maling," ungkapnya. (Abel Kiranti)

Kapolres Kuningan Rumah Mewah CCTV Kabupaten Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik Perampok

Komentar

Komentar telah di non-aktifkan untuk postingan ini

Berita Terkait