Kecelakaan Beruntun Ditandai Suara Benturan Keras dan Bau Menyengat

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2019-10-15 05:25:47+07

Kecelakaan Beruntun Ditandai Suara Benturan Ksfsf.jpg

Petugas derek tengah mempersiapkan untuk mengevakuasi bangkai bus dari lokasi kecelakaan di Jalan Raya Kedungarum, Kecamatan Kuningan, pada Senin (14/10/2019) malam.

 

Kuningan – Kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Raya Kedungarum, Kecamatan Kuningan, pada Senin (14/10/2019) malam, ditandai dengan suara benturan keras dan bau menyengat di lokasi kejadian.

Hal ini seperti yang diungkapkan oleh salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya kepada bingkaiwarta.com, bahwa ia mengaku mendengar suara benturan keras dan mencium bau menyengat itu.

“Posisi saya lagi di dalam. Dengar (suara benturan). Jadi itu kan bau ya, bau karena mungkin dari pengaruh bus itu, kopling bus itu tuh. Kecium ke rumah. Ke dalam bau. (Suara benturannya) keras, sampai saya di dalem keras banget, terdengar. Cuman satu kali, druuuddd gitu,” ungkapnya menirukan suara dentuman.

Sumber yang mengaku rumahnya berada di jarak sekitar 50 meter dari lokasi kejadian ini pun menduga, suara keras itu kemungkinan bunyi benturan mobil yang tertabrak atau suara mobil box yang menabrak rumah. Mengingat pada kecelakaan beruntun ini satu rumah ikut mengalami kerusakan.

“Jadi mungkin yang box yang (bunyi) keras itu nabrak rumah. Kalau yang itunya (bus) keluar api, ada percikan api. Itu kan sampai bau. Sampai sama masyarakat dibanjur,” ujar sumber yang juga merupakan Ketua Rukun Tetangga Blok Cikedung itu.

Ia mengungkapkan bahwa pasca kecelakaan tersebut dirinya bersama warga lain langsung fokus mengevakuasi korban. Karena selain pengendara terdapat sejumlah masyarakat di sana yang ikut mengalami luka.

“Saya langsung menyelamatkan korban. Itu kan di sini banyak korban langsung saya selamatkan bawa ke rumah sakit. Akhirnya saya ngga tahu selanjutnya bagaimana itu,” katanya.

Sepengetahuannya, korban di sana terdiri dari tiga orang diantaranya ibu-ibu yang sedang memasak cireng dan dua orang pembeli, “Ibu lagi layanin, pembeli satu, laki-laki (anak pembeli) lagi nongkrong nungguin ibunya,” sebutnya.

Selain itu, kata dia, tiga unit motor yang sedang diparkir di depan warung ikut dihantam kendaraan, “Tiga motor. Ada motor tiga parkir. Abis semua hancur. Sekarang kan dibawa ke kantor polisi,” katanya.

Mantan Kuwu Kedungarum Syarif, menambahkan, dirinya pun ikut menyaksikan pasca bus jurusan Kuningan – Jakarta itu terhenti. Menurut dia, saat itu bus terhenti dan mesinnya masih dalam keadaan menyala.

“Saya kesini mobil bus tuh mesinnya masih menyala. Jadi saya nolongin korban aja fokusnya. (Kronologi) saya tidak tahu,” ujar Syarif, yang sebelumnya tengah mengikuti tahlilan itu.

Menurut data yang ia peroleh, kurang lebih terdapat 9 korban yang ikut dilarikan ke rumah sakit umum Wijayakusumah dari lokasi kejadian, “Yang saya tahu di rumah sakit Wijaya itu ada 9 yang dari sini saja. Yang lainnya saya tidak tahu,” tuturnya.

Sebelumnya, terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan beberapa kendaraan seperti mobil bus, mobil box, kendaraan pribadi serta sejumlah motor di Jalan Raya Kedungarum, Kecamatan Kuningan, Minggu (14/10/2019) malam, sekitar pukul 20.15 WIB.

Menurut informasi yang dihimpun bingkaiwarta.com, kecelakaan yang terjadi tepatnya di depan Garuda Cell tersebut, melibatkan bus jurusan Kuningan – Jakarta, mobil box, dua mobil pribadi, dan tiga unit motor. Selain itu, satu rumah warga dan warung juga mengalami kerusakan. (TedyAgeng)

Baca Juga : Jumlah Korban Kecelakaan Beruntun Mencapai 15 Orang

1 month ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, SOSPOLHUKAM

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com











Berita Terkini

Categories