256
Tuesday, 29 September 2020 17:56 (3 bulan yang lalu)    Tulis Komentar

Ketua DPRD dan Sekda Ikuti Pendidikan Lemhannas

Ketua DPRD dan Sekda Ikuti Pendidikan Lemhannas

Bingkaiwarta, JAKARTA - Ketua DPRD Kabupaten Kuningan Nuzul Rachdy bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar mengikuti agenda hari pertama pendidikan Pemantapan Pimpinan Daerah Angkatan (P3DA) XI di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, di Jakarta, Senin (29/9/2020).
 
Dengan mengikuti penerapan aturan ketat, terutama untuk protokol kesehatan Covid-19, kedua tokoh Kuningan beserta puluhan pimpinan daerah lainnya yang terpilih jadi peserta dari berbagai wilayah di Indonesia, mengikuti upacara pembukaan P3DA XI yang dibuka langsung Gubernur Lemhannas RI, Letnan Jenderal (Letjen) TNI (Purn) Agus Widjojo.
 
Sesuai dengan ketentuan awal, pendidikan tersebut akan berlangsung selama 2 bulan ke depan. Susunan agenda pendidikan akan diberikan per Minggu. Untuk pekan pertama, para peserta sudah memegang jadwal/agenda kegiatan yang dilaksanakan setiap Senin hingga Jumat.
 
Usai upacara pembukaan, Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy melalui voice note yang dikirimkan kepada awak media menyampaikan rasa syukurnya karena bisa terpilih untuk mengikuti pendidikan yang sangat berarti tersebut.
 
“Alhamdulillah, hari ini (kemarin, red) saya dan Pak Sekda mengikuti acara pembukaan P3DA XI Lemhannas. Tadi pagi dibuka oleh Gubernur Lemhannas, Pak Agus Widjojo,” kata Nuzul.
 
Lanjutnya, dalam pendidikan tersebut, tidak semua yang dipanggil bisa lolos, sebab ternyata ada lagi proses penyeleksian. Sehingga dari 40 orang yang dulu dipanggil, hanya ada 24 peserta saja yang lolos seleksi sesuai kriteria.
 
“Ada 24 peserta dari 40 peserta yang dipanggil beberapa waktu lalu. Keempat puluh peserta yang dipanggil itu kemudian diseleksi ulang, dan akhirnya yang lolos ada 24 orang,” ujarnya.
 
Nuzul mengatakan, untuk kegiatan Senin kemarin, hanya dilaksanakan upacara pembukaan. Materi-materi pendidikan baru akan disampaikan mulai Selasa (29/9) pagi ini.
“Tadi hanya pembukaan saja, selanjutnya jadwal sudah diberikan, dan kita akan melakukan daring dari ruang kerja masing-masing,” jelasnya.
 
Meskipun acara pendidikan di Lemhannas ini dilakukan dengan cara virtual, lanjut Nuzul, akan tetapi semua kurikulum atau semua sesi dilakukan sebagaimana biasanya. Para peserta juga setiap hari diabsen, dan setiap hari ada progress ketat.
“Insya Allah output dari semua pendidikan ini nanti bisa dijadikan sebuah dasar bagi Lemhannas untuk dilaporkan ke Presiden,” ungkap Nuzul.
 
Sekda Dr H Dian Rachmat Yanuar menambahkan, pendidikan P3DA XI di Lemhannas tersebut akan dilaksanakan secara daring.
 
“Pendidikan akan dilaksanakan secara daring, bisa dari tempat tinggal atau daerah masing-masing, sesekali di Jakarta untuk kuliah dan bimbingan. Jadi, setelah pembukaan, besoknya peserta belajar jarak jauh saja,” kata Dian.
 
Sementara itu, dalam sambutannya sebagaimana yang disampaikan Nuzul, Gubernur Lemhannas RI, Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo, mengatakan, dalam kurun waktu dua bulan ke depan, para peserta akan mengikuti program pemantapan pimpinan daerah angkatan 11, dengan berbagai tahapan, sehingga kesiapan fisik dan mental harus menjadi perhatian seluruh peserta.
 
“Diharapkan juga peserta dapat menunjukkan keseriusan untuk mengikuti dan mematuhi semua ketentuan dan peraturan yang dipersyaratkan oleh lembaga,” harap Agus.
 
Adapun tujuan diselenggarakannya P3DA XI tersebut, lanjut Agus, untuk memantapkan pimpinan daerah yang berintegritas, bermoral, beretika dan berkarakter, berwawasan kebangsaan, berfikir strategis serta terampil dalam memecahkan masalah pembangunan nasional di daerah.
 
“Demi terwujudya tujuan tersebut di tengah pandemi Covid-19 ini, lembaga berupaya seoptimal mungkin untuk mempersiapkan dan memberikan layanan pendidikan yang terbaik, tanpa mengurangi kualitas pendidikan yang diberikan. Lembaga juga akan memperhatikan protokol kesehatan selama proses pendidikan berlangsung,” terangnya.
 
Sejalan dengan keberadaan para peserta di Lemhannas RI, kata Agus, diharapkan dapat memiliki tekad untuk melakukan revolusi mental transformasi sikap dan perilaku, yang mencerminkan sosok pimpinan daerah dengan kualitas karakter kebangsaan yang kuat. Para peserta perlu mempunyai kemampuan membuat analisis dan keputusan serta berfikir strategis dan memiliki martabat serta kejujuran, yang merupakan prasyarat utama karakter individu sebagai pimpinan tingkat daerah.
 
“Oleh karenanya, perlu saya garis bawahi bahwa etika, moral dan kejujuran harus menjadi pijakan utama para peserta. Dan juga para peserta dapat berinteraksi di antara sesama peserta maupun interaksi dengan para tenaga pengajar. Jaga nama baik daerah tempat saudara–saudari mengabdi dan bertugas,” pesan Agus. (Abel Kiranti)
dprd kuningan lemhannas pendidikan

Komentar

Berita Terkait