Kisah Pilu Dua Kakak Beradik Korban Pelampiasan Nafsu Syahwat Sang Paman Biadab

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2017-01-12 15:50:55+07

PS.jpg

Ilustrasi.

 

Kuningan – Setelah melaporkan perlakuan pamannya, Sut, 43, yang menjadikan dua kakak beradik RB, 24 dan LL, 20, warga Rt. 02/01, Dusun Jagaguna, Desa Cibeureum, Kecamatan Cilimus, sebagai budak nafsu bejatnya, akhirnya terkuak semua kisah pilu kedua korban yang sepeninggalan almarhum Ibunya dan kemudian Ayahnya entah kemana, mereka berdua tinggal bersama paman dan bibinya.

Cerita memilukan itu terbongkar pada Jum’at (6/1), saat korban sudah tak tahan dengan perlakuan Sut, pamannya, mereka di dampingi salah satu LSM di Kabupaten Kuningan, lantas melaporkan kelakuan biadab pamannya ke Polres Kuningan.

Saat ditemui BINGKAIWARTA di salah satu LSM, Kamis (12/1), kedua korban menceritakan kisah pilunya itu. Pertamakali digauli Pamannya sejak Ia duduk dibangku kelas 6 SD, “Saya diperkosa (pertama kali) oleh Bapak (panggilan terhadap pamannya) ketika masih kelas 6 SD dan sejak itu Saya hampir seminggu 3 kali diajak Bapak untuk begituan,” ujar RB sambil terisak.

Awalnya kisah memilukan itu tak terbongkar gara – gara kedua korban kerap diancam oleh pamannya tidak akan dibiayai sekolahnya. Beberapa kali mencoba mengadu kepada saudaranya namun tetap tak ada yang dapat membantunya. Akibatnya sang paman makin ketagihan melampiaskan nafsu setannya itu.

Sementara LA, adik RB, yang mulai ditiduri pamannya sejak Ia kelas 1 SMP mengatakan hanya bisa menangis dan tak kuasa melawan pamannya saat itu. Semakin sering perlakuan itu Ia terima, akhirnya dirinya memutuskan untuk melarikan diri dari rumah dan memutuskan sekolahnya.

“Saya lebih baik putus sekolah daripada terus – terusan melayani nafsu paman dan memilih lari ke Jakarta untuk bekerja sebagai pembantu rumah tangga,” ujar LA.

Setelah laporan, kedua korban tersebut kini bisa bernafas lega lantaran bisa lepas dari cengkraman nafsu pamannya itu. Meskipun raut kesedihan masih tersirat, namun mereka sedikit – sedikit bisa tersenyum. RB yang saat ini tengah mengandung tiga bulan mulai dapat bisa melupakan semua pengalaman pahit yang menimpanya. Mereka berharap pamannya dapat diberi hukuman yang setimpal meskipun sekarang telah dijebloskan kedalam jeruji besi. (Elly Said)

3 years ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, SOSPOLHUKAM

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com











Berita Terkini

Categories