578
Wednesday, 22 July 2020 21:09 (5 bulan yang lalu)    Tulis Komentar

Klarifikasi Terkait Tudingan Pemerintah Kabupaten Kuningan Mengerahkan Massa dan Bermitra dengan Preman

Klarifikasi Terkait Tudingan Pemerintah Kabupaten Kuningan Mengerahkan Massa dan Bermitra dengan Preman

Bingkaiwarta, KUNINGAN - Menanggapi pemberitaan tentang tudingan bahwa Pemerintah Kabupaten Kuningan mengerahkan massa dan bermitra dengan preman dalam rangka penolakan Pembangunan Makam/Pusara Pangeran Djatikusumah yang di dalamnya terdapat bangunan Tugu/Batu Satangtung di Blok Curug Goong Desa Cisantana Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan, Bupati Kuningan H. Acep Purnama menyampaikan hal-hal sebagai berikut :

Tudingan bahwa  Pemerintah Kabupaten Kuningan  melakukan pengerahan massa dan bermitra dengan preman, merupakan tudingan tidak berdasar dan tidak benar.

Kepada pihak yang memberikan pernyataan/tudingan bahwa Pemerintah Kabupaten Kuningan mengerahkan massa dan bergandeng tangan dengan para preman ‘pembajak’ agama agar segera mencabut pernyataan tersebut dan meminta permohonan maaf. 

Pemerintah Kabupaten Kuningan dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kuningan selalu berupaya menjaga kondusivitas daerah dengan cara memediasi kedua belah pihak, diharapkan persoalan ini tidak meruncing sehingga tidak merusak kerukunan umat beragama di Kabupaten Kuningan.

Pemerintah Kabupaten Kuningan dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kuningan menghimbau agar semua pihak dapat menahan diri dan tenang serta tidak melakukan provokasi dengan menyampaikan pernyataan-pernyataan yang membuat ketersinggungan pihak lain.

Pemerintah daerah mempunyai keyakinan dalam mengatasi persoalan ini dapat diselesaikan dengan cara damai dan musyawarah mufakat.

Pemerintah daerah mengingatkan untuk mewaspadai agar persoalan ini tidak ditunggangi pihak ketiga yang dapat memperkeruh suasana. 

Saya menghimbau  kepada seluruh elemen masyarakat untuk menyerahkan persoalan ini kepada pemerintah serta tidak bertindak di luar ketentuan hukum.  

"Demikian keterangan yang dapat saya sampaikan dalam menanggapi tudingan bahwa Pemerintah Kabupaten Kuningan melakukan pengerahan massa dan bermitra dengan preman dalam penolakan pembangunan Tugu/Batu Satangtung," kata Bupati Acep. (Abel Kiranti)

Tudingan Pemerintah Kabupaten Kuningan pengerahan massa Preman Pangeran Djatikusumah

Komentar

Berita Terkait