173
Saturday, 14 November 2020 18:32 (2 minggu yang lalu)    Tulis Komentar

Kompeni Tanam 1000 Pohon dan Donor Darah

Kompeni Tanam 1000 Pohon dan Donor Darah

Bingkaiwarta, PASAWAHAN - Dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) pada tanggal 28 November, Bupati Kuningan H. Acep Purnama menghadiri kegiatan Penanaman 1000 Pohon dan Donor Darah yang diselenggarakan oleh Komunitas Peduli Negeri (KOMPENI) yang dilaksanakan di Desa Paniis Kecamatan Pasawahan, Sabtu (14/11/2020).
 
Hadir dalam kegiatan tersebut Perwakilan dari Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kuningan, Camat Pasawahan, Kepala Desa Paniis beserta jajaran Pemerintah Desa, Kelompok Penggerak Pariwisata Desa Paniis, dan perwakilan dari Taman Nasional Gunung Ciremai.
 
Desa Paniis terkenal dengan air yang sangat melimpah. Dengan adanya penanaman 1000 pohon yang diselenggarakan oleh Komunitas Peduli Negeri (KOMPENI), sangat mendukung untuk meningkatkan debit air di Desa Paniis yang terdapat banyak lahan yang kurang produktif.
 
Dalam rangka memperingati hari menanam pohon ini, Bupati Kuningan akan mengeluarkan instruksi kepada segenap masyarakat Kuningan yang diwakili oleh keluarga untuk menanam minimalnya 1 batang pohon apapun jenisnya dihalaman masing-masing.
 
“Saya bisa membayangkan kalau semua kepala keluarga pada tanggal 28 november menanam pohon Kuningan akan menjadi Kabupaten yang rindang yang hijau, sesuai dengan Kuningan akan menjadi kabupaten yang selalu konsen dalam Konserfasi,” ujar Bupati Kuningan.
 
Dalam laporan yang disampaikan oleh Ketua Pelaksana, Penanaman Pohon ini bertujuan untuk pelestarian hutan. Ia berharap, dengan adanya bantuan khususnya dari BPWS dan PMGC berupa bibit-bibitan yang terdiri dari pohon endemic berjenis pohon aren dan beringin akan menjadi langkah awal melestarikan hutan.
Menurut Bupati Kuningan, gerakan menanam pohon harus terus ditingkatkan dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat mengingat minat masyarakat untuk menanam pohon saat ini sangat tinggi. Ini merupakan nilai yang sangat positif dan diharapkan dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan.
 
"Alhamdulillah kebijakan Pemerintah mendapat sambutan yang hangat dari masyarakat, diantaranya adalah semangat menanam pohon yang tinggi. Hal ini terbukti dari besarnya partisipasi masyarakat dari kelompok organisasi dari berbagai macam latar belakang khususnya organisasi yang berbasis peduli lingkungan di Kabupaten Kuningan," ungkapnya.
 
Dikatakan Bupati, BPWS mengijinkan masyarakat untuk mengelola dan melestarikannya hutan, karena sesungguhnya bumi dan air ada untuk dimanfaatkan sebesar-besarnya demi kepentingan rakyat. Hal itu sesuai dengan amanah UUD 1945.
 
Dengan komitmen bersama dalam rangka melauncing penanaman 1000 pohon menuju Festival Budaya Paniis menuju bumi perkemahan atau Lembah Riung, Kepala Desa Paniis mengucapkan kepada seluruh pihak yang mendukung, termasuk dalam membuka jalan sepanjang 4 kilometer yang menghubungkan Desa Paniis ke Cidahu. Menurutnya, tujuan dibukanya jalan dari sini menuju Cidahu adalah karena terdapat potensi yang belum tersentuh, yaitu mata air di dua tempat.
 
“Dengan dukungan anak-anak muda dengan keinginannya demi kemajuan Desa Paniis ini mudah-mudahan selalu ada kemudahan dan dukungan dari semua elemen. Di Desa Paniis ini sudah banyak kekosongan-kekosongan yaitu tadinya adanya penebangan liar sehingga dengan antusias tim kompeni di Paniis ini yang telah mengajukan ke BPWS untuk mengisi tanaman 1000 pohon, sangat mendukung kegiatan yang bermanfaat," kata Kepala Desa Paniis. (Abel Kiranti)
Dono Darah Penanaman Pohon 1000 Pohon Kuningan Pasawahan Mandirancan KOMPENI HMPI

Komentar

Berita Terkait