Kronologis Kejadian Dan Upaya Evakuasi Korban Kecelakaan Bus Trans Bramasta Di Lombok Utara Yang Menyebabkan Satu Warga Kuningan Meninggal Dunia

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2017-01-29 17:53:49+07

Kronologis Kejadian Dan Upaya Evakuasi Korban Kecelakaan PS.jpg

Lokasi Kejadian Bus Trans Bramasta L 7018 LL yang alami kecelekaan tunggal di jalan raya Malimbu, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Sabtu (28/1), pukul 10.30 WITA

 

Lombok – Kecelakaan tunggal bus Trans Bramasta bernopol L 7018 LL di jalan raya Malimbu, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Sabtu (28/1), pukul 10.30 WITA, yang mengangkut rombongan Dispenda Kabupaten Cirebon berjumlah 23 orang, ditambah supir dan tour guide, salah satu korban meninggal berasal dari Kabupaten Kuningan, Jajat Jatnika.

Menurut keterangan Joni, 45, selaku staf Dispenda Cirebon, pada saat bus tersebut tiba di puncak tanjakan Malimbu, sang supir telat melakukan oper gigi. Kendaraan panjang berkekuatan mesin diesel itu tak kuasa menanjak dan kemudian kembali mundur hingga akhirnya oleng ke kiri dan terjerumus kedalam tebing proyek setinggi 7 meter.

“Dari bawah juga si sopir tidak melakukan oper gigi, hanya mengandalkan laju kendaraan yang sebelumnya di gas terus – terusan. Setelah di puncak tanjakan, si sopir baru melakukan oper gigi, namun sayang, kendaraan keburu mundur hingga akhirnya terperosok,” kata Joni.

Paska peristiwa tersebut, sekitar pukul 11.00 WITA, Kasat Lantas Polres KLU tiba dilokasi kejadian dengan di dampingi Babinsa dan Babinkamtibmas Desa Malaka serta para warga sekitar untuk melakukan evakuasi terhadap korban menggunakan ambulans Puskesmas Nipah.

Sementara itu, untuk korban yang mengalami luka parah dan membutuhkan pertolongan segera, sesaat setelah bus naas tersebut terguling, langsung dilarikan menuju RS Bayangkara menggunakan mobil bak terbuka milik warga yang saat itu melintas dilokasi kejadian.

“Sang supir dan Jajat Jatnika, yang merupakan warga Kuningan, dilarikan segera ke RS Bayangkara karena melihat kondisi mereka berdua mengalami luka parah dibeberapa bagian tubuhnya hingga warga sekitar lokasi memberikan pertolongan segera,” ujar Joni.

Seluruh korban kecelakaan yang tadinya dibawa dan diberikan pertolongan pertama di Puskesmas Nipah, pada pukul 14.00 dirujuk ke RS Bayangkara dan sebagian ke RS Provinsi Mataram menggunakan mobil ambulans RSU Tanjung KLU dan 4 unit ambulans Puskesmas Nipah.

“Melihat kondisi para korban yang hampir keseluruhannya alami luka – luka, lantas mereka kembali di rujuk ke rumas sakit yang lebih kumplit lagi peralatan medisnya, mengingat hal – hal lain bisa saja terjadi karena keadaan yang sangat lemah,” tambah Joni.

Hingga saat ini, para korban masih dalam perawatan lebih lanjut guna mendapatkan kondisi yang cukup stabil, mengingat keseluruhan korban berasal dari luar pulau. Hal itu dikhawatirkan pihak RS terkait perjalanan jauh yang akan ditempuh. (TedyAgeng)

3 years ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, SOSPOLHUKAM

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com











Berita Terkini

Categories