627
Thursday, 13 February 2020 10:22 (8 bulan yang lalu)    Tulis Komentar

Kuningan Daerah Aman Untuk Melakukan Korupsi

Kuningan Daerah Aman Untuk Melakukan Korupsi

Masyarakat dan rakyat Kuningan itu sangat toleran dan terbuka, selalu bersikap ramah, sopan, bersahabat terhadap siapapun yang datang dan “hidup”, mau beusaha di bidang perdagangan, berwiraswasta, berkarier sebagai ASN maupun Polri dan TNI, bahkan dari mereka banyak yang sukses dengan elegan serta memperoleh banyak pujian dan apreasi.

Mereka merupakan bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat Kuningan.Saling dukung, saling support, take and give, berpartisipasi dalam diberbagai kegiatan di masyarakatnya, ada yg jadi RT, jadi RW, jadi BPD, jadi aparat desa, jadi anggota dewan, jadi staf dan pejabat di kecamatan maupun jadi staf dan pejabat di kabupaten, itu mereka lakukan dg tulus untuk menghidupi diri dan keluarganya serta sebagai bentuk pengabdian terhadap rakyat bangsa dan negara dalam bingkai NKRI.

Karena kami juga menyadari sepenuhnya bahwa warga Kuningan pun sebagai warga perantau, banyak yang menuai sukses di berbagai penjuru tanah air. Tetapi, saat ada pejabat yang berkarir serta sukses di Kuningan dengan tidak amanah dan menyelewengkan uang negara untuk memperkaya diri sendiri, yang sejatinya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, mengentaskan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan, maka sebagai warga masyarakat Kuningan, tentunya hal ini menjadi sesuatu yang menyakitkan, jelas kami tak menerimanya dan tak rela jika ada pembiaran yang disengaja atau tak terjamah hukum.

Kami sungguh mendukung sepenuhnya atas upaya-upaya yang sedang dilakukan aparat untuk menegakkan hukum & keadilan kepada siapapun yang melanggarnya, baik itu level staf, pejabat level bawah maupun penjabat tinggi sekalipun di kabupaten Kuningan.

Toleransi, keramahan serta kondusivitas masyarakat Kuningan, terutama kepada para pejabat, jangan dianggap sebagai cek kosong yang sekehendaknya diisi sendiri atau sebagai kado gratis ! Tidak !!!
Ini tak boleh dikhianati justru dengan dimanfaatkan untuk melakukan tindakan-tindakan memperkaya diri dengan tak pantas dan tak beretika melalui cara-cara korupsi, kolusi dan nepotisme.

Menyimak fenomena yang sedang bergulir di kejaksaan, karena adanya dugaan praktik KKN di sebuah SKPD, mayoritas masyarakat sedang menunggu dan mengamati tentang apa yang akan terjadi, banyak pertanyaan yang berkecamuk di berbagai elemen masyarakat, apakah akan berakhir dengan damai dan "kondusif" karena dianggap tidak cukup bukti untuk peningkatan status hukumnya atau akan terus bergulir hingga ke pengadilan dan menyaksikan sebuah penegakan hukum yang benar-benar adil, agar menjadi efek jera bagi siapapun, di SKPD manapun dan level apapun.

Hukum harus ditegakkan tak pandang bulu dan tak boleh terjadi transaksional atau "kongkalikong" untuk dipetieskan dan berhenti pada tahap awal pemeriksaan.

Jangan lagi terjadi adagium hukum tajam ke bawah tumpul keatas yang sudah jadi buah bibir dimasyarakat.

Ekspektasi yang tinggi terhadap kejaksaan yang sedang melakukan berbagai upaya penegakan hukum di SKPD tersebut sedang dilihat, disaksikan diamati dan dicermati secara sungguh-sungguh oleh warga Kuningan. sehingga tak lagi ada istilah "Berkorupsilah di Kuningan" karena Masyarakatnya toleran, santun, gotong royong, saling menghormati, dan saling menjaga perasaan sehingga sungguh menjadi tempat yang nyaman bagi mereka ingin melakukan apapun di Kuningan.

Wallahu alam

 

Penulis : Karyo Utomo

kuningan daerah aman korupsi koruptor

Komentar

Komentar telah di non-aktifkan untuk postingan ini

Berita Terkait