Kuningan Minta Diturunkan Hujan

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2019-10-08 16:14:43+07

Kuningan Minta sfsfs.jpg

Shalat Istisqa di Halaman Setda Kuningan, Selasa (8/10/2019).

 

Kuningan – Pemerintah Kabupaten Kuningan beserta seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar shalat Istisqa atau shalat untuk meminta diturunkannya hujan, di Halaman Setda Kuningan, Selasa (8/10/2019).

Bertindak sebagai imam dalam shalat KH. Muhtamad, dan Khotib KH. Endang Samsudin Fallah. Sementara makmum terdiri diri dari Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH, MH, Wakil Bupati Kuningan H. M. Ridho Suganda, SH, M.Si, Sekertaris Daerah Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, perwakilan TNI dan Polri, Jajaran Lingkup Setda, SKPD, serta pelajar.

Dalam sambutannya Bupati Kuningan mengatakan, bahwa shalat Istisqa digelar sebagai ikhtiar memohon doa kepada Allah SWT agar diturunkan hujan. Mengingat belakangan ini di Kabupaten Kuningan belum seluruhnya diguyur hujan. Bahkan, sejumlah daerah sampai ada yang mengalami kekeringan.

“Shalat Istisqa ini sebagai ikhtiar  memohon doa kepada Allah agar diturunkan hujan. Sehingga, kebutuhan air sebagai salah satu sumber kehidupan dapat terpenuhi. Dimana kondisi saat ini dihadapkan dengan musim kemarau,” kata Bupati Acep.

Menurut Acep, air merupakan salah satu sumber daya yang keberadaannya sangat penting untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Mulai dari konsumsi, keperluan mandi, cuci, dan kakus (MCK), serta kebutuhan pertanian seperti ladang, sawah, dan kolam.

“Bukan hanya kita, namun hewan dan tumbuhan juga memerlukan air. Untuk itu kepada masyarakat untuk senantiasa memohon kepada Allah untuk diturukannya hujan,” ujar Bupati.

Terkait kekeringan di sejumlah daerah, Bupati menyebut Pemkab Kuningan telah mengantisipasinya. Seperti dengan pemenuhan kebutuhan air ke daerah-daerah terdampak kekeringan menggunakan mobil tangki.

Sementara itu, Imam Shalat KH. Mutamad, yang juga berasal dari Ponpes Husnul Khotimah, menyampaikan, bahwa shalat ini dilakukan di tanah lapang sebanyak dua rakaat dan diisi dengan khutbah dua kali oleh seorang khatib. 

Khutbah sendiri memiliki ketentuan dimana pada khutbah pertama hendaknya membaca istigfar 9 kali, sedangkan pada khutbah kedua 7 kali. Khutbah berisi anjuran untuk beristighfar atau memohon ampun dan merendahkan diri kepada Allah SWT serta berkeyakinan bahwa permintaan akan dikabulkan. Sedangkan pada khutbah kedua khatib berpaling ke arah kiblat dan berdo'a bersama-sama. (TedyAgeng)

12 days ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, SOSPOLHUKAM

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com











Berita Terkini

Categories