Kunjungan Industri ke PT. Madu Kismo Yogyakarta Memberikan Pengalaman Luar Biasa Bagi Mahasiswa FE UNIKU

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2019-03-22 17:31:25+07

Kunjungan Industri ke SSSSSS.jpg

Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kuningan saat berkunjung ke PT. Madu Kismo, Yogyakarta, kemarin.

 

Kuningan – Selain mendapatkan materi secara langsung tentang bagaimana proses produksi di sebuah industri besar, ratusan mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kuningan juga mendapatkan bonus pengalaman yang luar biasa berkesan selama mengikuti rangkaian kegiatan Program Pengalaman Lapangan saat berkunjung ke PT. Madu Kismo, Yogyakarta, Kamis (21/03/2019).

Dalam kegiatan ini mahasiswa FE UNIKU bisa melihat secara langsung kemegahan PT. Madu Kismo yang beroperasi di sektor produksi gula pasir. Mereka pun bisa melihat langsung bagaimana mesin-mesin produksi berukuran besar dijalankan di sana.

Madu Kismo yang berkonsentrasi di sektor produksi gula pasir ini memanfaatkan bahan baku berupa tumbuhan tebu. Mahasiswa FE UNIKU kemudian dipandu untuk mempelajari bagaimana produksi gula pasir dari mulai batang tebu hingga menjadi kristal gula.

Meskipun melalui siaran audio visual yang dipandu langsung oleh moderator dari PT. Madu Kismo, namun mahasiswa FE UNIKU bisa mempelajari dengan mudah bagaimana proses produksi di pabrik yang mampu menyuplai kebutuhan gula untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah itu.

Dari pemaparan tersebut mahasiswa bisa mengetahui langsung manfaat batang tebu yang tidak hanya berfungsi untuk pembuatan gula. Namun batang tebu yang diolah di PT. Madu Kismo juga bisa bermanfaat untuk bahan pembuatan alkohol, spirtus, pupuk organik cair, dan bahkan bisa pula dijadikan bahan baku material berupa bata.

Menurut Perwakilan Manajemen PT Madu Kismo Yogyakarta, Mahmud Safrudi, PT. Madu Kismo adalah perusahaan yang memproduksi gula, alkohol dan spirtus. Madu Kismo adalah pabrik satu-satunya di Daerah Istimewa Yogyakarta yang mampu memproduksi 3.500 ton batang tebu sehingga menghasilkan 250 ton gula pasir perhari.

“Sementara alkohol adalah hasil atau limbah dari pabrik gula. Alkohol yang dihasilkan dengan kadar 95 persen. Alkohol tersebut untuk industri kosmetik dan farmasi dengan pengawasan yang sangat ketat, sehingga di PT. Madu Kismo ada pihak bea cukainya,” kata Mahmud.

Di pabrik yang jumlah karyawannya mencapai 4.500 orang ini tersebar baik di perkebunan dan pabrik. PT. Madu Kismo juga berperan dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) yang diberikan dalam bentuk bibit, pupuk dan traktor.

Atas kunjungan dari ratusan mahasiswa FE UNIKU ini pihaknya mengaku sangat bangga dan mengapresiasi Universitas Kuningan.

“Terimakasih atas kepercayaan yang diberikan FE Uniku kepada PT. Madu Kismo. Mohon maaf bila ada yang kurang dari segi penerimaan kami. Dan tak lupa kami sampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya, selamat jalan, semoga selamat sampai ke kampung halaman kembali yaitu Kabupaten Kuningan,” ujarnya.

Dekan FE Uniku Dr. Herma Wiharno, M.Si, sebagai penanggung jawab kegiatan ini, menuturkan, kunjungan industri ke PT. Madu Kismo merupakan tradisi dari FE Uniku sebagai penutup dari seluruh rangkaian kegiatan PPL.

Kegiatan kunjungan industri ini merupakan puncak dari kegiatan PPL yamg telah dilaksanakan selama satu bulan dengan tujuan untuk memberikan pengalaman bagi mahasiswa bagaimana produksi gula dan sebagai refreshing sebelum menghadapi ujian skripsi dan ujian sidang.

“Kunjungan industri ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memberikan pengalaman kepada mahasiswa dan mahasiswi terkait dunia industri atau dunia kerja, kegiatan ini juga bisa dikatakan sebagai sarana untuk refreshing bagi mahasiswa dan mahasiswi FE Uniku sebelum menghadapi ujian skripsi dan ujian sidang,” jelasnya. (TedyAgeng)

5 months ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, PERNIK, PENDIDIKAN

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com




















Berita Terkini

Categories