287
Monday, 07 June 2021 13:45 (1 minggu yang lalu)    Tulis Komentar

Lawan Corona, Tim Velox Badan Intelijen Negara "Sasar" Lingkup Setda Kuningan

Lawan Corona, Tim Velox Badan Intelijen Negara "Sasar" Lingkup Setda Kuningan

Bingkaiwarta, KUNINGAN - Berbagai cara telah dilakukan pemerintah untuk mengatasi wabah pandemi Covid-19, namun juga belum berhasil. Untuk membantu memutus mata rantai penyebaran Covid-19 khususnya di Kabupaten Kuningan, Tim Velox Badan Intelijen Negara (BIN) memberikan Sosialisasi Edukasi tentang Covid-19 dan penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Lingkup Setda Kuningan, Senin (7/6/2021).

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan dr. Deni Mustafa mengucapkan terima kasih kepada Tim Velox Badan Intelijen Negara yang sudah memberikan sosialisasi dan edukasi dengan situasi Covid-19.

"Sosialisasi dan edukasi dari Tim Velox BIN di Kabupaten Kuningan sangat bermanfaat bagi informasi perkembangan Covid-19," ujar dr. Deni

Senada dengan Kabid P2P, Ketua Koordinator Tim Velox Badan Intelijen Negara, Ayu Vina mengucapkan terima kasih atas penyambutannya dalam rangka kegiatan sosialisasi dan edukasi Adaptasi Kebiasaan Baru dan penyemprotan dekontaminasi.

"Penyemprotan akan kami lakukan di 7 wilayah yang ada di Kabupaten Kuningan dan akan berakhir sampai hari Kamis (10/6/2021). Kami telah melakukan penyemprotan dari hari Sabtu (5/6/2021), dengan sasaran Jl. Pramuka, Jl. Jend. Sudirman, Jl. Ahmad Yani, Jl. RE Martadinata, Jl. Veteran, Jl. Dewi Sartika, dan Jl. Siliwangi," kata Vina.

Perkembangan Covid-19 ini belum tahu kapan akan berakhir, Ia berharap dengan adanya edukasi ini mudah-mudahan dapat memutus mata rantai perkembangan Covid-19 ini.

Sementara itu, dr. Jares dari Tim Medis Velox Badan Intelijen Negara mengungkapkan, virus dapat menyerang manusia dan akan menimbulkan tanda dan gejala sehingga menimbulkan pada tenggorokan. Virus dapat masuk ke tubuh manusia melalui percikan orang yang terkena virus sehingga dapat menyebarkan kepada orang lain dan dapat menyerang orang lain karena virus senang berkembang kepada yang mempunyai banyak lendir sehingga mulai inkubasi dan menyerang daya tahan tubuh.

"Virus Covid-19 dapat menular melalui udara, seperti udara yang tertutup sehingga perlu diperhatikan dalam sirkulasi dalam ruangan sehingga dapat berjalan dengan baik," kata dr. Jares.

Ia menjelaskan, untuk meminimalisir penyebaran virus Covid-19 yaitu dengan selalu menerapkan protokol kesehatan 5M dalam beraktifitas. Seperti memakai masker, mencuci tangan di air yang mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

"Adaptasi kebiasaan baru adalah dimana masyarakat memiliki kebiasaan baru, dengan mengutamakan hidup sehat dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, sehingga dapat terus beraktifitas dan produktif di era pandemi," jelasnya.

Sebenarnya jika ingin usaha pemerintah berhasil, maka seyogyanya juga dibarengi dengan kedisiplinan masyarakat melakukan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. "Covid-19 berhasil mengubah kebiasaan yang kita lakukan sehari-hari baik di rumah, di sekolah, di tempat kerja, di jalan, dan dimanapun. Kita dibuatnya seakan tak berdaya, karena gerak langkah kita dibatasi dengan adanya Covid-19, sehingga membuat kita tidak produktif yang berdampak pada masalah ekonomi keluarga, masyarakat, daerah dan negara. 

dr Jeres mengimbau agar kita tetap semangat dalam mengahadapi pandemi. "Bersama kita menghadapi Corona, Indonesia Bisa. Adaptasi Kebiasaan Baru, Indonesia Pasti Bisa," tandasnya.

Selain memberikan sosialisasi edukasi Covid-19 dan adaptasi kebiasaan baru (AKB) serta penyemprotan dekontaminasi, Tim Velox Badan Intelijen Negara juga melakukan bakti sosial berupa pemberian sembako kepada warga yang benar-benar membutuhkan.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan dr. Hj. Susi Lusiyanti, Kasubag TU Setda Kuningan Elvi dan Korwil BIN Pantura A. Taufik serta undangan lainnya. (Abel Kiranti)

Badan intelijen negara Tim velox Setda kuningan Dinas kesehatan kabupaten kuningan

Komentar

Berita Terkait