280
Saturday, 31 October 2020 19:38 (1 bulan yang lalu)    Tulis Komentar

Long Weekend Membuat "Geliat" Woodland

Long Weekend Membuat "Geliat" Woodland

Bingkaiwarta, CILIMUS - Sejumlah lokasi obyek wisata di Kabupaten Kuningan yang biasanya lengang pada masa pandemi Covid-19, kini terasa geliat aktivitas wisatawan.
 
Dari pantauan bingkaiwarta.com, Sabtu (31/10/2020), Obyek Wisata Alam Woodland yang berada di Ragasakti Desa Setianegara, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, tampak dikunjungi banyak wisatawan lokal. Mereka kebanyakan dari luar Kabupaten Kuningan, seperti Cirebon, Indramayu, Subang, Brebes, Ciamis dan Majalengka. 
 
“Alhamdulillah, dari awal libur panjang kemarin banyak wisatawan yang main ke sini. Banyaknya sih dari luar Kuningan," kata Pendi petugas parkir Obyek Wisata Alam Woodland kepada bingkaiwarta.com.
 
Salah seorang wisatawan juga sempat mengungkapkan antusiasnya pada long weekend kali ini. “Iya, sekalian liburan. Sudah lama juga tidak main-main ke Kuningan. Ya semenjak adanya Covid-19. Dulu kan obyek wisata sempat ditutup ya. Alhamdulillah, sekarang sudah dibuka lagi. Karena kita juga butuh hiburan, butuh refresh pelepas lelah setelah bekerja," ungkap Lina, wisatawan dari Indramayu.
 
Sementara itu, para pedagang yang biasa mangkal dipinggir jalan pun tampak sumringah. Karena, barang dagangannya banyak yang membeli. “Iya hari ini pas ramai, tidak seperti sebelumnya. Alhamdulillah sih, dagangan saya laris,” ungkap Rahmat, salah seorang pedagang.
 
Mega, salah seorang karyawan Woodland mengatakan, meskipun memang tidak terlalu signifikan, hal ini tetap membuat pariwisata Kuningan, khususnya Woodland bisa mulai menggeliat dan bangkit kembali setelah "pakem"  karena pandemi Covid-19.
 
"Semenjak long weekend, alhamdulillah tiket yang terjual sekitar 1000 lembar. Untuk tiket masuk selama libur Rp.20.000,-
sedang hari biasa tetap Rp.15.000,-. Protokol kesehatan tetap kita terapkan sesuai anjuran pemerintah," ujarnya. (Abel Kiranti)
Pariwisata Woodland Kuningan Cilimus

Komentar

Berita Terkait