Lurah Windusengkahan Tewas di Hotel, Begini Kata Anaknya

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2019-10-09 16:21:37+07

Lurah Windusengkahan Tewas gsgsgsg.jpg

Anak Lurah Windusengkahan Agam (28), saat berada di RSUD 45 Kuningan, Rabu (9/10/2019).

 

Kuningan – Kabar duka atas meninggalnya Lurah Windusengkahan R. Iwan Arusdiawan W, di sebuah hotel di wilayah Sangkanurip, Kecamatan Cigandamekar, pada Rabu (9/10/2019) pagi, menyisakan luka mendalam bagi pihak keluarga.

Terlebih penemuan jasad lurah yang juga merupakan anak mantan Bupati Kuningan R. Aruman Wirananggapati di dalam sebuah hotel itu, diluar dugaan pihak keluarga lantaran sebelumnya tidak ada yang mengetahui korban pergi ke hotel.

Anak korban bernama Agam (28), yang turut mendampingi jenazah ke RSUD 45 Kuningan, mengatakan, bahwa terakhir kali ayahnya keluar rumah itu pada Selasa (8/10/2019) pagi saat jam kerja atau pergi ke kantor kelurahan.

Saat itu korban ke kantor untuk melakukan aktivitas seperti biasa khususnya yasinan setiap Selasa bersama perangkat kelurahan, “Ke kantor dulu. Sempet kantor dulu. Yasinan dulu biasa,” kata Agam, kepada bingkaiwarta.com, di RSUD 45 Kuningan.

Namun, lanjut Agam, ayahnya itu tidak bisa dihubungi selepas menjenguk Lurah Ancaran yang dirawat di Rumah Sakit Hasna Medika Palimanan, Cirebon. Keluarga pun berusaha mencari karena sampai hari Rabu pagi tak kunjung pulang.

“Dari kemarin juga sudah nyari info ke temen-temen deketnya tidak ada yang tahu. Biasanya kontek-kontek, ngga ada kontek-kontek gitu,” tutur Agam.

Hingga kemudian secara mengejutkan keluarga mendapat kabar bahwa ayahnya ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah hotel. Agam menduga ayahnya itu terkena serangan jantung.

Sebab, komunikasi terakhir Agam dengan ayahnya pun berlangsung saat Senin (7/10/2019) malam. Saat itu, ayahnya mengabarkan hendak berobat lantaran memiliki riwayat penyakit jantung.

“Komunikasi terakhir itu juga nelepon mau berobat. (Punya riwayat jantung) udah 3 sampai 4 bulanan lah,” sebutnya.

Sementara itu, dari hasil visum luar Tim INAFIS Polres Kuningan dan pihak RSUD 45 Kuningan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Keluarga pun menerima keterangan itu.

Akan tetapi, ketika banyak tersebar gambar terkait kematian ayahnya di media sosial dan menimbulkan berbagai macam spekulasi yang tidak benar, Agam meminta supaya warga pun tidak membesarkannya.

“Jadi sebetulnya gini ya, kalau gitu jangan membesar-besarkan ya ibaratnya. Kita belum tahu, hanya melihat. Ngga ada tindak kekerasan, ngga ada. Alhamdulilah itu murni dari jantung. Bukan dari obat,” tandasnya.

Pihak keluarga pun akhirnya menolak untuk dilakukan otopsi karena sudah menerima dengan ikhlas kepergian korban, “Tidak akan diotopsi karena akan langsung dimakamkan,” tutupnya. (Abel Kiranti)

Baca Juga : Kronologis Penemuan Jasad Lurah Windusengkahan di Kamar Hotel

11 days ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, SOSPOLHUKAM

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com











Berita Terkini

Categories