Mahasiswa Harus Melek Akan Organisasi

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2019-11-29 08:45:26+07

Mahasiswa Harus Melek sfsf.jpg

Ghina Nurfadillah

 

Kuningan – “Mahasiswa  merupakan insan-insan calon sarjana yang dalam keterlibatannya dengan perguruan tinggi, dididik dan diharapkan menjadi calon-calon intelektual” (Suwono, 1978).

Selain itu, mahasiswa merupakan garda terdepan perubahan untuk masa depan bangsa.  Karena saat ini, mahasiswa menjadi sumber kepercayaan bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi – aspirasi mereka kepada pemerintah. Masyarakat percaya bahwa mahasiswa mampu menyelesaikan permasalahan yang kerap terjadi di lingkungan lantaran tingginya tingkat kepedulian mahasiswa terhadap sekitar.

Namun pada kenyataanya, keadaan mahasiswa saat ini masih banyak yang mementingkan akademis, lulus tepat waktu dan memperoleh pekerjaan dibandingkan membaca keadaan sekitar. Padahal, peran kita sebagai mahasiswa bukan hanya itu, tetapi sebagai agent of change, social control, iron stock dan moral force. Maka dari itu, kita sebagai mahasiswa harus menyinkronkan keduanya. Untuk menumbuhkan sikap tersebut, mahasiswa harus berorganisasi. Organisasi merupakan ajang pembelajaran yang sangat penting untuk mengasah kemampuan intelektual untuk menciptakan mahasiswa yang melek akan isu-isu daerah maupun nasional, juga menumbuhkan sikap peduli akan keadaan sekitar .

Masih banyak mahasiswa yang mengenyampingkan organisasi karena tidak tahu manfaat luar biasa yang didapat setelah mengikuti organisasi. Padahal, dengan berorganisasi kita dapat memperoleh banyak ilmu yang tidak kita dapatkan di kelas. Berorganisasi dapat mengembangkan softskill kita seperti : melatih public speaking, memperluas wawasan, belajar memecahkan masalah dengan baik, melatih leader ship, memperluas jaringan/ relasi, dan masih banyak lagi manfaat yang akan kita dapatkan di organisasi. Dan yang lebih menariknya, berorganisasi akan lebih membuka jaringan kita dengan pemerintah atau dinas-dinas yang ada di daerah kita sendiri, dengan mempunyai jaringan atau relasi dengan pemerintahan, sedikit banyaknya akan memudahkan kita di kemudian hari, seperti memudahkan kita dalam mencari pekerjaan karena mempunyai relasi tersebut. Dan tidak dapat dipungkiri, perusahaan tidak hanya membutuhkan orang yang memiliki hardskill, tetapi juga softskill yang kita punya. Kenapa softskill? Faktanya, perusahaan tidak hanya melihat dari hadrskill saja atau memandang tinginya IPK, karena kebanyakan dari organisasi perusahaan lebih membutuhkan orang yang menguasai hardskill dan softskill. Bagaimana cara mengasah softskill? Seperti yang dijelaskan sebelumnya yaitu mengikuti organisasi.

Sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian masyarakat. Organisasi telah memenuhi Tri Dharma Pergguruan Tinggi tersebut, di organisasi kita dapat belajar banyak hal yang baru, mendapat kesempatan untuk berkembang serta tidak jarang program kerja dari organisasi berorientasi pada masyarakat, seperti contoh : bakti sosial atau pengabdian masyarakat.

Sekarang sudah saatnya kita sebagai generasi muda untuk menjadi pelopor pergerakan menuju indonesia yang maju dan berkualitas, anggun dalam moral, unggul dalam intelektual.

“Kalau bukan kita siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi?” (Prabowo, 2014).

 

 

Penulis : Ghina Nurfadillah, mahasiswa Program Studi Manajamen Fakultas Ekonomi Universitas Kuningan, juga kader Himpunan Mahasiswa Manajemen (HMM) Komisariat FE UNIKU, anggota Koperasi Mahasiswa Universitas Kuningan dan Forsessy Universitas Kuningan.

3 months ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, ARTIKEL

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com












Berita Terkini

Categories