Mahasiswa UNISA Kuningan Bantu Karang Taruna Desa Ciasih Rubah Limbah Kotoran Sapi Jadi Bio Briket

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2019-06-26 20:06:22+07

Mahasiswa UNISA Kuningan Bantu sdsd.jpg

Mahasiswa UNISA dan Karang Taruna Desa Ciasih, Kecamatan Nusaherang, di Rumah Bio Briket Ciasih.

 

Kuningan – Demi mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Universitas Islam Al-Ihya (UNISA) Kuningan ikut memberikan solusi dalam menangani masalah limbah kotoran sapi di Desa Ciasih, Kecamatan Nusaherang, dengan merubahnya menjadi Bio Briket yang memiliki nilai manfaat tinggi.

Kepala Bagian Kemahasiswaan unisa Asep Nugraha, menerangkan, ide pembuatan Bio Briket tersebut bermula dari kerja sama antara pihaknya dengan Karang Taruna Desa Ciasih yang difokuskan dalam Program Kreativitas Mahasisa (PKM). Kedua belah pihak bersama-sama ikut memikirkan terkait masalah limbah kotoran sapi yang nyatanya belum ditangani sepenuhnya sehingga berujung pada pencemaran lingkungan.

Ia mengemukakan bahwa limbah kotoran sapi tersebut berasal dari kandang milik warga sekitar yang dibuang ke aliran Sungai Cibanban atau sungai yang berada di antara dua desa yakni Desa Ciasih Kecamatan Nusaherang, dan Desa Bakom Kecamatan Darma. Namun ujung sungai tersebut berujung pada aliran sungai dan lahan pertanian dan perikanan milik warga Desa Ciasih.

Sehingga, lanjut dia, limbah kotoran sapi yang pada dasarnya memiliki kandungan gas metan tersebut, apabila tidak dikelola secara baik akan merusak pertanian dan perikanan warga.  

“Melihat kondisi seperti itu, Ketua Karang Taruna Desa Ciasih Kang Ending, menyampaikan permasalahan kepada mahasiswa. Kemudian kami menyikapi kondisi itu sejak bulan Mei dengan merancang sebuah program penanganan permasalahan tersebut yang diajukan ke Kemenristekdikti melalui program PKM 5 Bidang dengan durasi waktu pengabdian selama 3 bulan. Dan alhamdulillah proposal kegiatan tersebut lolos dan didanai oleh Dirjen Simbelmawa Ristekdikti,” ungakp Asep, kepada bingkaiwarta.com, Rabu (20/06/2019).

Asep memaparakan, solusi penanganan limbah sapi tersebut yakni dengan mengolah kotoran sapi menjadi Bio Briket. Sehingga nantinya bisa dimanfaatkan menjadi bahan bakar pengganti kayu bakar atau bisa juga dimanfaatkan sebagai home industri pembakaran batu bata.

Pengolahan limbah kotoran sapi menjadi Bio Briket ini tengah dilakukan sejak bulan Mei dan rencananya akan berakhir di bulan Juli.

“Kami dari pihak kampus terus berupaya mendorong mahasiswa mengexplorasi kemampuannya, tidak hanya melalui pembeljaran di kelas semata, namun juga melalui pengabdian masyarakat secara nyata, serta melalui penelitian baik secara mandiri ataupun kelompok,” tuturnya.

Ia pun berharap kemitraan yang terjalin antara unisa dengan Karang Taruna Desa Ciasih tersebut dapat terus terjalin dan kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bisa menjadi solusi penanganan limbah kotoran sapi.

“Karena tidak mustahil apabila program ini dilaksanankan secara profesional dan maksimal akan menjadi sumber pendapatan bagi anggota Karang Taruna Desa Ciasih. Selanjutnya UNISA juga menawarkan kemitraan kepada seluruh pengurus karang taruna di Kabupaten Kuningan, kemitraan tersebut bisa dalam bidang pendidikan, kewirausahaan, olahraga, maupun pengabdian masyarkat lainnya,” tutur Asep, yang juga Ketua Forum Komunikasi Karangtaruna Kecamatan Nusaherang. (TedyAgeng)

 

4 months ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, PERNIK, PENDIDIKAN

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com











Berita Terkini

Categories