Masalah Stunting di Kuningan Dibahas Dalam Rapat Koordinasi Tim Penanggulangan

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2019-06-14 14:19:25+07

Masalah Stunting di Kuningan Dibahas Dalam sds.jpg

Ketua Tim Penanggulangan Stunting Kabupaten Kuningan Drs. H. Maman Hermansyah pada Rapat Koordinasi (rakor) Pencegahan dan Penanganan Stunting, di Ruang Rapat Bapppeda Kuningan, kemarin.

 

Kuningan –  Ketua Tim Penanggulangan Stunting Kabupaten Kuningan Drs. H. Maman Hermansyah didampingi Wakil Ketua Ir. Usep Sumirat, pimpin Rapat Koordinasi (rakor) Pencegahan dan Penanganan Stunting, di Ruang Rapat Bapppeda Kuningan, kemarin.

Stunting yang merupakan isu nasional dan perlu ditanggulangi secara komprehensif dinilai perlu mendapatkan perhatian khusus. Apalagi dengan menyikapi Surat Menteri PPN/Kepala BAPPENAS tentang Penyampaian Perluasan Lokasi Fokus Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi Tahun 2020.

“Kabupaten Kuningan sebagai satu daerah yang masuk 100 Kabupaten /Kota Prioritas Penanggulangan Stunting maka perlu adanya upaya terpadu yang dilakukan secara lintas sektoral,” ujar Maman.

Tindak lanjut dari rakor tersebut, Maman menghimbau seluruh OPD agar dapat melaksanakan kegiatan, baik secara spesifik maupun sensitive dalam penanggulangan stunting. Selanjutnya melakukan koordinasi secara intensif dengan OPD terkait.

Kemudian, lanjutnya, agar dapat melaporkan pelaksanaan kepada pihaknya secara berkala setiap triwulan melalui Bappeda Kabupaten Kuningan.

Pengarah Tim Penanggulangan Stunting Kabupaten Kuningan, Hj. Ika Acep Purnama dalam kesempatan itu memberikan arahan bagi seluruh Pokja yang hadir pada rakor dengan memaparkan bahwa stunting adalah isu nasional. Bahkan disebutkan prelevansi stunting nasional mencapai 37,2 persen,

Ia menerangkan bahwa masalah stunting berkaitan dengan gizi. Karena kekurangan gizi tidak saja membuat stunting tetapi juga menghambat kecerdasan, memicu penyakit dan menurunkan produktivitas.

“Apabila stunting tidak segera ditanggulangi, maka akan mengakibatkan rendahnya SDM penerus bangsa (lose generation) di masa yang akan datang. Penanggulangan stunting dilakukan secara lintas sektor, karena permasalahan stunting bukan hanya permasalahan kesehatan saja, tetapi saling keterkaitan dengan aspek lainnya,” katanya.

Atas rapat tersebut diharapkan setiap OPD terkait agar dapat secara sinergis melakukan kegiatan yang berkaitan dengan stunting, dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada.

Kemudian semua pihak terkait agar secara serius menangani stunting, termasuk Kecamatan, Desa, Puskesmas, Posyandu dan sebagainya secara berkelanjutan dengan didasari data yang valid dan lokasi prioritas yang telah ditetapkan.

Hadir dalam rakor tersebut, Pengarah Tim Hj. Ika Acep Purnama, Sekretaris Kepala Dinas Kesehatan, serta seluruh komposisi dan personalia tim yang terdiri dari beberapa SKPD terkait, diantaranya BPKAD, Kepala Dinas Perumahan dan Pertanahan, Kepala DPMD, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, DPPKB, Disdikbud, Kepala DPRPP, Dinas Sosial. (TedyAgeng/Sumber : Humas Kuningan)

1 month ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, SOSPOLHUKAM

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com











Berita Terkini

Categories