Masyarakat Kuningan Abadikan Momen Langka Supermoon

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2016-11-15 14:18:07+07

Supermoon (25) b.jpg

Supermoon dilangit Kabupaten Kuningan yang terjadi pada Senin (14/11)

 

Kuningan – Setelah rakyat Indonesia disuguhi dua kali gerhana bulan di tahun 2016 ini, atau tepatnya pada awal bulan Maret silam, Senin malam (14/11) kembali disuguhi dengan sajian fenomena langit menakjubkan yakni bulan purnama supermoon terbesar, tercerah dan terdekat ke bumi sejak tahun 1948.

Seperti yang terlihat di Kabupaten Kuningan, saat senja baru saja beranjak berganti malam, serta kebetulan meski kondisi cuaca berada pada musim penghujan, namun pada malam kemunculan supermoon, kondisi langit cerah, serta hujan yang sejak siang mengguyur telah reda, sehingga masyarakat bisa menyaksikan kemunculan bulan purnama mencapai fase sepenuhnya dan berada di titik terdekat ke bumi, hingga terlihat lebih terang dibanding purnama biasa, atau lebih dikenal dengan nama supermoon tersebut.

Tidak sedikit para pecinta fotografi yang berlomba mencari tempat strategis di Kuningan untuk bisa mengabadikan kesempatan langka itu, seperti diantaranya Iman, fotografer asal Kelurahan Winduherang, dia menyengajakan diri berada di Palutungan, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur sejak sore, menjelang waktu magrib.

Dan, dirinya bersyukur, karena ketika jam menunjukan pukul 20.50 WIB, dengan laluasa membidikan mata lensa kameranya ke berbagai sudut indah kemunculan supermoon, “Saat saya mulai memotret, seperti yang dikatakan para ahli, bahwa supermoon kali ini memiliki diameter 7% lebih besar dari rata rata bulan purnama, serta bila dibandingkan dengan micromoon, terlihat sekitar 14% lebih besar,” tuturnya kepada BINGKAI WARTA.

Ditambah dengan cuaca yang mendukung, sehingga kata dia, hasil hunting-nya malam itu benar-benar menghasilkan karya luar biasa, “Ya dengan segala kondisi yang mendukung seperti yang terjadi malam ini, membuat hasil foto saya sangat bagus, dan saya benar-benar merasa puas,” katanya.

Berbeda dengan Iman, aktivis lingkungan hidup Hana Nining, warga Desa Caracas, Kecamatan Cilimus menyebutkan, sebuah kebahagiaan untuk masyarakat Kuningan yang bisa menyaksikan supermoon, yang terjadi ketika bulan purnama berada di titik terdekat ke bumi, atau disebut perigee.

“Sudah pasti masyarakat begitu bahagia bisa melihat kemunculan supermoon dengan segala kesan romantisnya, itu bisa dibuktikan dengan bertebarannya status status mereka di media sosial, tentang hasil bidikan mereka, meski hanya bisa memotretnya dengan kamera HP,” ujar Hana.

Bahkan dia sendiripun melakukan hal yang sama, yakni mencari posisi terbaik di halaman rumahnya, serta mengabadikan kecantikan purnama supermoon dengan kamera HP miliknya, “Meski hasil yang didapat ya apa adanya, karena alat yang digunakan juga seadanya, seperti adanya lingkaran pelangi di sisi bulan, tapi saya sangat bahagia, karena bisa mengabadikan momen yang entah kapan lagi akan terjadi di tempat ini,” terangnya. (Yud’s)

3 years ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, PERNIK

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com











Berita Terkini

Categories