Membentengi Anak dari Narkoba Melalui Dongeng

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2020-02-05 15:26:12+07

Membentengi Anak hshskkw.jpg

Ilustrasi.

 

Kuningan – Permasalahan narkoba yang menjangkit sekitar 5 juta penduduk di Indonesia perlu penanganan optimal. Tidak hanya menjadi tugas BNN selaku koordinator pemerintah, namun juga masyarakat terutama orang tua yang memiliki anak yang sedang dalam masa pertumbuhan. Berdasarkan data BNN menyebutkan penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja makin meningkat. Penyalahgunaan narkoba mengalami peningkatan yang sebelumnya 20 persen kini naik menjadi sebesar 24 hingga 28 persen. Sedangkan Data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada 2011 hingga 2016 menunjukan peningkatan penyalahgunaan narkoba oleh anak-anak di bawah umur di seluruh Indonesia mencapai 400% dengan jumlah total sekitar 14.000 jiwa pada rentang usia 12-21 tahun.Kebanyakan dari mereka menyalahgunakan narkoba karena bujukan teman dan kesadaran yang rendah terhadap resiko dari penyalahgunaan tersebut. Oleh sebab itu menumbuhkan kesadaran tentang resiko terburuk narkoba dari usia anak-anak ada perlunya. 

Berbeda dengan penyampaian P4GN (Pencegahan dan Pemberatasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) untuk orang remaja dan dewasa yang lebih pada edukasi mengenali jenis narkoba agar dapat menjauhinya, penyampaian terhadap anak-anak harus disampaikan secara kreatif salah satunya melalui dongeng.  Makna Dongeng ialah sebuah cerita khayalan atau cerita yang tidak benar-benar terjadi. Dongeng biasanya mempunyai sifat menghibur dan mengandung nilai pendidikan. Selain itu, Dongeng merupakan cerita yang dikarang dan diceritakan kembali dengan secara berulang-ulang oleh orang-orang. Cerita itu bisa dibuat dikarenakan terinspirasi dari suatu peristiwa.

Banyak pihak yang setuju bahwa metode dongeng merupakan metode yang efektif serta menyenangkan bagi anak. Mendengarkan dongeng mampu menyerap perhatian anak sehingga tanpa sadar, nilai moral yang ditanamkan dalam cerita dapat diserap secara baik oleh anak. Pemberian intervensi berupa dongeng juga cocok dilakukan pada usia sekolah dasar, karena pada usia inilah anak mulai mengenal lingkungan baru. Sehingga adanya intervensi yang dapat menuntun jalannya sangat membantu anak dalam beradaptasi.

Cerita yang disampaikan tidak berat dan mudah dimengerti. Implementasi dongeng diterapkan dalam kehidupan data member anak daya tangkal terhadap narkoba. Karena anak akan mencocokkan dengan cerita dongeng yang didengarnya. Contoh,  seorang anak yang ditawari permen oleh orang yang tak dikenal namun mereka menolaknya karena takut permen tersebut akan membuat mereka sakit seperti pesan ibu mereka.

Berikut ini manfaat dongeng yang dilansir dari doktersehat.com :

  1. Mengasah daya pikir

Manfaat membacakan dongeng untuk anak yang pertama, dapat mengasah daya pikir dan imajinasi anak. Hal yang belum tentu dapat terpenuhi bila anak hanya menonton dari televisi. Anak dapat membentuk visualisasinya sendiri dari cerita yang didengarkan dari dongeng.

  1. Melatih etika dan empati anak

Manfaat dongeng sebagai media yang efektif untuk menanamkan berbagai nilai dan etika kepada anak, bahkan untuk menumbuhkan rasa empati. Misalnya nilai-nilai kejujuran, rendah hati, kesetiakawanan, kerja keras, maupun tentang berbagai kebiasaan sehari-hari seperti pentingnya makan sayur dan menggosok gigi.

  1. Menumbuhkan minat baca

Manfaat dongeng untuk anak dapat menjadi langkah awal untuk menumbuhkan minat baca anak. Setelah tertarik pada berbagai dongeng, anak diharapkan mulai menumbuhkan ketertarikannya pada buku.

  1. Meningkatkan kecerdasan anak

“Jika Anda ingin anak-anak menjadi cerdas, bacakan dongeng untuk anak. Jika Anda ingin anak lebih pintar, bacalah lebih banyak dongeng,” (Albert Einstein). Membacakan dongeng untuk anak memainkan peran penting dalam pengembangan literasi dini, yang berperan penting dalam kemampuan membaca dan menulis. Imajinasi anak-anak semakin meningkat setelah mendengarkan dongeng.

  1. Mengajarkan anak berpikir positf

Anak-anak belajar dari karakter dalam cerita dongeng dapat membantunya menghubungkan situasi dengan kehidupan mereka sendiri.Manfaat dongeng tersebut menunjukkan kepada anak-anak bagaimana cara memiliki pandangan positif di tengah-tengah kecemasan, perkelahian, dan masalah dalam hidup. Cara ini juga mampu mengajarkan anak dalam keterampilan berpikir kritis.

  1. Membangun kecerdasan emosional anak

Dunia saat ini mungkin dilihat sebagai tempat yang menakutkan. Tidak sedikit keluarga dan terutama anak-anak dapat mengalami stres yang luar biasa. Ketika kondisi seperti itu, anak-anak perlu dilatih bahwa hal-hal buruk terjadi pada semua orang. Manfaat membacakan dongeng untuk anak dapat membantunya mengembangkan ketahanan emosional, dengan membantu anak menghubungkan cerita dengan masalah kehidupan nyata di mana sebagian besar ‘pahlawan menang.’

  1. Mengurangi kecemasan

Dongeng sebelum tidur adalah cara yang baik untuk menenangkan pikiran dan tubuhnya. Bahkan jika anak terlalu bersemangat, manfaat membaca dongeng untuk anak akan membantunya terlibat dalam dunia yang sama sekali berbeda dan terbebas dari semua kecemasan.Membacakan dongeng dapat membantu menjadi tenang sehingga orang tua dan anak bisa tidur. Bacakan anak dongeng setengah jam sebelum tidur dan buatlah suasana tenang dengan meredupkan lampu, dan bacakan cerita favorit dengan suara lembut yang menenangkan.

  1. Meningkatkan perhatian anak

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, manfaat dongeng untuk anak sebagai pengantar tidur adalah cara terbaik untuk membantunya merasa nyaman dengan rutin membaca. Kebiasaan ini sangat berguna dan sehat, sehingga dapat meningkatkan rentang perhatiannya saat dibacakan dongeng setiap malam.

  1. Memiliki waktu berkualitas bersama anak

Menyisihkan waktu setiap malam untuk membaca dongeng bersama buah hati adalah cara yang bagus untuk mendengarkan cerita yang sangat disukai. Ketika orang tua membawakan buku-buku baru dan favorit dengan membacanya secara ekspresif, tentu ini akan menjalin hubungan emosional yang memungkinkan anak menemukan dan memaknai nilai-nilai dalam buku-buku tersebut.

 

  1. Menuntun anak dalam melakukan sesuatu

Saat anak belajar melakukan sesuatu seperti menggunakan toilet atau mulai pergi ke taman kanak-kanak, adalah hal yang mungkin menakutkan dan mencemaskan bagi anak kecil. Sebagai penuntun, manfaat dongeng untuk anak dapat membantunya melalui tahap-tahap tersebut, agar menjadi lebih berani dan siap untuk menghadapi tantangan baru.

Dongeng adalah bentuk intervensi diseminasi informasi P4GN dalam kehiduan sehari-hari yang dapat dilakukan oleh keluarga dan orang tua. Intervensi terkadang didesain untuk diimplementasikan pada periode transisi. Intervensi ditujukan untuk membantu anak melawati fase ini. Bertemu dengan lingkungan baru yang tak dikenali sebelumnya dapat mempengaruhi psikologis anak. Untuk itu, intervensi sebagai upaya pencegahan dini terhadap narkoba merupakan hal yang pas untuk disampaikan di usia sekolah dasar.

United Nation of Drug and Crime (2014) merumuskan tujuan dari program pencegahan penyalahgunaan narkoba pada anak usia sekolah, diataranya pemberian Pengetahuan meliputi cara meningkatkatkan kepercayaan diri sendiri dan orang lain, cara untuk berbagi dan peduli kepada keluarga dan teman-teman, orang-orang yang dapat membantu anak ketika memiliki pertanyaan atau masalah, cara untuk menerimanya perbedaan fisik dan emosi pada masing masing individu, serta apa itu obat-obatan, fungsi obat-obatan, bagaimana aturan pemakaiannya, serta bahaya jika salah penggunaannya.

 

Penulis : Penyuluh Narkoba BNN RI, Novy Khusnul Khotimah, S.I.Kom, M.A.

 

17 days ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, ARTIKEL

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com












Berita Terkini

Categories