Meski Berlatih Dengan Sarana Seadanya Wabup HM. Ridho Suganda Minta Atlet Binaan CAC Terus Mendulang Prestasi

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2019-11-17 09:46:31+07

photo_2019-11-17_09-41-12.jpg

Wakil Bupati Kuningan HM. Ridho Suganda kunjungi Sentra Pembinaan Olahraga Pelajar, Cilimus Atletik Club (CAC) di Desa Kaliaren, Kecamatan Cilimus.

 

Kuningan – Keberadaan Sentra Pembinaan Olahraga Pelajar, Cilimus Atletik Club (CAC) di Desa Kaliaren, Kecamatan Cilimus yang terkesan unik, mengundang Wakil Bupati Kuningan HM. Ridho Suganda untuk mengunjungi lokasi pelatihan di lahan perkebunan, namun mampu melahirkan para juara atletik, tak hanya tingkat provinsi, namun hingga tingkat nasional, bahkan mampu berkiprah di kelas internasional itu.

Wabup yang lebih akrab disapa kang Edo tersebut mengaku dirinya merasa kagum, karena dengan kondisi sarana dan lokasi pelatihan yang sederhana, tetapi CAC bisa melejitkan atlet pemecah 4 rekor nasional lontar martil dan lempar cakram Tresna Puspita Gusti Ayu, pemecah rekor nasional lompat tinggi remaja dan dasa lomba junior Alif M. Baskar, pemecah rekor nasional lempar martil remaja putri Nathasya Mahdalita, juara kelas nasional Beby Aliya Putri, dan lainya.

Hal itu diungkapkan Edo saat berada ditengah-tengah pelatih, pengurus, para atlet binaan, plus atlet nasional Tresna Puspita Gusti Ayu dan Alif M. Baskar dalam kunjungannya ke Sentra Pembinaan Olahraga Pelajar, Cilimus Atletik Club (CAC), pada Sabtu sore (16/11/2019).

Disebutkan Edo, dengan fasilitas seperti ini saja CAC mampu menghasilkan atlet berprestasi, apalagi jika memiliki lapangan tersendiri dengan sarana prasarana yang memadai, Edo yakin akan semakin banyak melahirkan bibit-bibit unggul peraih juara, dan akan mendukung pada pencapaian tujuan Kuningan sebagai kabupaten olahraga.

Yang dikhawatirkan Edo, nasib anak-anak CAC jika lapangan tempat mereka berlatih kembali diambil pemiliknya, mengingat lahan tersebut milik perseorangan, yang berhak bila kembali mengambil alih lahan perkebunan untuk kepentingan pribadinya, lantas dimana lagi anak-anak yang kerap membela Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat, juga negara dalam setiap kancah akbar pertandingan olahraga ini akan berlatih.

“Apalagi tidak bisa kita pungkiri, dalam event-event olahraga seperti Popda, Porda dan event lainnya mereka telah terbukti menghasilkan prestasi, sekaligus sebagai pendulang medali emas terbanyak untuk keharuman nama Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat, bahkan tak jarang membela NKRI di kancah internasional, sehingga pantas rasanya jika pemerintah segera memperhatikan kebutuhan mereka, seperti diantaranya memberikan fasilitas pelatihan yang layak,” ujar Edo.

Melihat persoalan yang tengah dihadapi Sentra Pembinaan Olahraga Pelajar CAC tersebut, Edo berjanji akan membicarakan bersama pihak pemerintah daerah, seraya berharap adanya pengalokasian anggaran dari APBD, serta bantuan lainnya, seperti dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Disporapar), juga KONI Kabupaten Kuningan.

“Saya berharap adanya pengalokasian anggaran dari APBD, maupun bantuan daru Disporapar, atau KONI, ya sedikitnya membantu penyediaan fasilitas pada CAC yang memang sudah nyata prestasinya. Karena saya sendiri adalah atlet, yang bisa merasakan, bahwa omong kosong kalau bicara prestasi olahraga tanpa adanya sarana yang baik, serta ditunjang adanya pelatih juga manajemen yang baik. Oleh karena itu sudah seharusnya kita bersama sama memperbaiki semua ini,” ungkapnya.

Namun, meski masih dalam kondisi kesederhanaan, Edo meminta anak-anak CAC terus berlatih dan mengembangkan potensi diri, agar terlahir Tresna-tresna, Alif-Alif baru, bahkan bila perlu lebih dari Alif atau Tresna dengan kemampuan eksklusif yang keluar dari dalam pribadi para atlet-atlet melalui arahan dan pembinaan luar biasa dari pelatih khusus CAC Agus Samsudin. (Yud’s)

 

24 days ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, SOSPOLHUKAM

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com












Berita Terkini

Categories