1,471
Monday, 05 October 2020 09:03 (3 minggu yang lalu)    Tulis Komentar

Nuzul Rachdy Didesak Mundur

Nuzul Rachdy Didesak Mundur

Bingkaiwarta, KUNINGAN - Mencermati video yang beredar mengenai statement yang disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Kuningan, Nuzul Rachdy yang mengatakan bahwa Pondok Pesantren pembawa limbah wabah dan pembawa limbah lainnya sangatlah tidak etis. Mengingat beliau juga adalah seorang pejabat publik yang seharusnya mengayomi masyarakat dan memberi solusi ditengah krisis pandemi Covid-19. 

KAMMI Sebagai organisasi yang bernafaskan Islam, yang merupakan bagian dari masyarakat Kuningan dan umat Islam merasa kecewa dan geram karena pernyataan tersebut dinilai telah menciderai hati masyarakat. Oleh karena itu, dengan ini KAMMI Daerah Kuningan menyatakan sikap sebagai berikut :

1. Mendesak Ketua DPRD Kab. Kuningan, Nuzul Rachdy untuk mengklarifikasi statement yang dilontarkan kepada pondok pesantren Husnul Khotimah dan Al Multazam

2. Mendesak Ketua DPRD Kabupaten Kuningan, Nuzul Rachdy untuk meminta maaf kepada Pondok Pesantren Husnul Khotimah dan Al Multazam dan  Umat Islam seluruhnya secara langsung melalui ruang media massa.

3. Mendesak Nuzul Rachdy untuk Mengundurkan diri sebagai ketua DPRD Kab. Kuningan

4. Meminta kepada para pejabat publik untuk tidak mendiskreditkan segala bentuk yang merendahkan, merusak, dan menjatuhkan nama baik pondok pesantren atau lembaga Islam lainnya.

5. Mendesak seluruh pejabat publik untuk terus mendukung dan berupaya serius dalam menyelesaikan pandemi ini. 

6. Mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung dan berdoa bersama untuk  pondok pesantren Husnul Khotimah dalam penanganan pandemi Covid-19. 

 

Ketua Umum PD KAMMI Kuningan
Iis Mukhlis

Husnul Khotimah DPRD Kuningan Nuzul Rachdy

Komentar

Berita Terkait