1,563
Wednesday, 07 October 2020 18:35 (3 minggu yang lalu)    Tulis Komentar

Pacar Durjana! Kekasih Hati "Digilir" Ke Orang Lain

Pacar Durjana! Kekasih Hati "Digilir" Ke Orang Lain

Bingkaiwarta, KUNINGAN - Orang tua mana yang tidak murka, setelah mendengar anak semata wayangnya telah "digagahi" oleh empat lelaki dalam satu malam. Dodo Wardana (56) warga Dusun Sukarapih, Desa Sukarapih, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan, terpaksa melaporkan aksi bejat keempat lelaki tersebut ke Polres Kuningan.

Kapolres Kuningan, AKBP Lukman Syafri Dandel Malik didampingi Waka Polres Kuningan Kompol Jaka Mulyana, Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Danu Raditya Atmaja, Kasubag Dal Ops Bag Ops Polres Kuningan Iptu Herminal Marnis dan Iptu Suhendi menjelaskan, jika pihaknya telah menerima surat Lapor Polisi bernomor LP / B / 229 / X / 2020 / JBR / RES KNG, tanggal 02 Oktober 2020.

"Keempat pelaku tersebut yaitu, HP Bin C (20 tahun), C alias Y (21 tahun), RS bin U (20 tahun), dan seorang pelaku dibawah umur. Mereka adalah warga Dusun II Cibodas, Desa Cipondok, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan, terpaksa harus berurusan dengan polisi," jelas Kapolres Kuningan saat konferensi pers di Aula Wira Satya Pradhana (WSP) Mapolres Kuningan, Rabu (07/10/2020).

Lukman menuturkan, keempat pelaku dan satu pelaku tidak ditahan karena dibawah umur. Mereka diduga telah melakukan perbuatan persetubuhan pada anak dibawah umur warga Kecamatan Cibeureum.

"Awalnya salah seorang pelaku di bawah umur mengajak anak korban yang juga di bawah umur untuk menonton hiburan dangdut, pada 30 September 2020 dengan menggunakan sepeda motor (berboncengan). Namun bukannya menonton hiburan dangdut, ternyata pelaku malah membawa anak korban ke sebuah gubuk di tengah sawah yang berada di Dusun Sumur Biru Desa Sukamaju Kecamatan Cibingbin," tuturnya.

Lukman melanjutkan, sebelum ke arah gubuk tersebut, pelaku melihat tiga orang pelaku lainnya, yaitu C alias Y, HP dan R alias B, sedang nongkrong di sebuah jembatan dekat gubuk tersebut. "Ketiga pelaku tersebut diketahui sedang nongkrong sambil meminum minuman beralkohol di salah satu jembatan dekat gubuk tersebut," imbuhnya. 

Setelah itu, para pelaku merencanakan bagaimana caranya anak korban tersebut bisa disetubuhi oleh para pelaku tersebut sehingga pelaku yang di bawah umur tersebut menipu atau membohongi dengan mengatakan terhadap anak korban, berpura-pura atau beralasan bahwa dirinya telah memiliki hutang terhadap pelaku Inisial HP.

"Sehingga sebagai penebus hutangnya pelaku di bawah umur memohon kepada anak korban agar mau disetubuhi oleh pelaku Inisial HP tersebut," ujarnya.

Akhirnya anak korban menyetujui keinginan dari pelaku di bawah umur itu. Namun, sebelumnya para pelaku langsung memberikan minuman beralkohol kepada anak korban tersebut.

"Tidak lama kemudian keempat pelaku tersebut langsung membawa anak korban ke tempat kejadian perkara. Dan, setelah sampai di tempat kejadian perkara para pelaku langsung bergiliran melakukan persetubuhan terhadap anak korban tersebut," jelas AKBP Lukman Syafri.

Jajaran Satreskrim Polres Kuningan akhirnya mengamankan tiga pelaku, untuk mempertanggungjawabkan perbuatan bejatnya. Dari tangan korban, polisi menyita barang bukti berupa, 1 buah baju lengan panjang, 1 buah celana panjang.

"Sedangkan, dari pelaku yang dibawah umur, kami mengamankan barang bukti 1 unit sepeda motor merek Suzuki Satria FU berikut dengan kunci kontaknya. Dan, dari pelaku HP disita barang bukti berupa 1 unit sepeda motor merek Yamaha Jupiter – MX, berikut STNK dan kunci kontaknya," ungkapnya.

Atas perbuatan bejatnya, pelaku telah melanggar Pasal 81 ayat (1) dan (2) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU 76D UU No. 35 Tahun 2014 perubahan atas UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

"Pelaku diancam hukuman kurungan paling singkat 5 ( lima ) tahun dan paling lama 15 ( lima belas ) dan denda paling banyak Rp 5 miliar," pungkasnya. (Abel Kiranti)

Pencabulan asusila Pemerkosaan dibawahumur

Komentar

Berita Terkait