Pakualam Yogyakarta Meminta Agar Kanoman Cirebon Jadi Pusat Matra

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2017-11-12 21:44:57+07

Pakualam Jogja Meminta Agar PS.jpg

Haryo Yuroyudho, Ketua Umum Perhimpunan Masyarakat Adat Nusantara (Matra), saat berbicara dalam Malam Silaturahmi, di Keraton Kanoman, Cirebon, Sabtu (11/11/2017) malam.

 

Kuningan – Ketua Umum Perhimpunan Masyarakat Adat Nusantara (Matra), Haryo Yuroyudho, dari Pakualam Yogyakarta, meminta dukungan dan support kepada keluarga besar Keraton Kanoman, Cirebon.

Dalam acara Malam Silaturahmi dan Darma Awicara, yang dilaksanakan di Bangsal Djinem, Keraton Kanoman, Cirebon, Sabtu (11/11/2017) malam, Haryo mengemukakan bahwa ada hubungan keluarga yang sangat erat  antara Pakualam dengan Kanoman.

Ia menjelaskan, itu semua berasal dari adanya pernikahan antara Kanjeng Gusti Pangeran Haryo Probo Kusumo dengan Ratu Raja Sekar Kedaton, yang mana merupakan putri dari Raja Kanoman.

"Dengan demikian, kami mohon dukungan dan supportnya, baik secara tenaga dan pikiran dari kakanda-kakanda kami, Sultan Raja Emirudin, yang akan kami jadikan sebagai penasehat kami dimata pusat, dan kami juga sangat mengharapkan kepada Pangeran Patih Raja, Moch. Qodiran untuk menjadi pengayom dan penasehat Matra di Cirebon," ujar Haryo Yuroyudho.

Dirinya pun berharap agar Matra yang berada di Nusantara ini bisa dipusatkan di Kanoman. Haryo menjelaskan bahwa Matra ini bukan perkumpulan para raja, bukan pula perkumpulan keraton seperti yang lainnya. Melainkan perkumpulan seluruh lapisan masyarakat yang mencintai adat dan budaya.

Haryo menyebutkan, para raja ditempatkan sebagai penasehat, sementara untuk para pengurus adalah dari keluarga kerajaan dan masyarakat umum dari seluruh lapisan.

"Jadi maksud dari Matra ini adalah membawa masyarakat untuk lebih mencintai keraton dan raja-rajanya. Selama ini kan kita lihat bahwa asosiasi atau forum-forum keraton melakukan kegiatan-kegiatan yang hampir tidak ada manfaatnya. Hanya sebatas melakukan festival keraton, setelah itu tidak ada hasilnya. Namun Matra itu tidak begitu," ungkapnya.

Dalam hal ini, jelas Haryo, Matra tidak bersaing dengan forum atau asosiasi keraton yang ada di Nusantara. Kehadiran Matra hanya menginginkan masyarakat lebih mendekatkan diri kepada pusat-pusat kebudayaan yang ada di dalam keraton itu sendiri.

"Kenapa kami menyebutnya masyarakat adat karena tidak semua wilayah di Nusantara ini nasibnya sebaik kita (Yogya, Solo, Cirebon). Mereka sudah kehilangan simbol-simbol adat dan budaya mereka. Mereka tidak memiliki kerajaan, keraton lagi. Contohnya Jawa Timur. Padahal Jawa Timur adalah adalah pusat kebudayaan yang lumayan besar pada jaman dahulu, seperti Majapahit dan Singosari. Sekarang tidak ada. Yang ada hanya Keraton Solo, Kurohmangku Negara, Keraton Yogya, Keraton Surakarta dan Kesultanan Ternate," tutur Haryo.

Lebih lanjut, Haryo mengatakan bahwa harusnya Cirebon itu menjadi keraton yang istimewa. Karena masih mempertahankan nilai-nilai adat dan budaya serta kelestarian cagar-cagar budayanya.

Karena disini ada tiga keraton, yaitu Kasepuhan, Kanoman dan Kacirebonan. Secara emosional, Matra lebih dekat kepada Kanoman dari pada Kasepuhan, karena dari Matra mempelajari silsilah-silsilah, siapa saja yang memimpin keraton tersebut.

Haryo juga merasa Kanoman adalah tempat yang paling tepat untuk Matra berpusat. Karena silsilah maupun trah Kanoman masih terpelihara dengan baik dibandingkan dengan Kasepuhan. Atas hal itu Harjo mengklaim bahwa Kanoman masih murni silsilahnya.

"Kami berharap mohon dukungan dari kerabat dan keluarga besar Keraton Kanoman untuk bisa mendukung hadirnya Masyarakat Adat Nusantara (Matra) di Cirebon ini. Tetapi bukan hanya untuk di kota atau kabupaten Cirebon saja. Tapi kami membagi Jawa Barat itu menjadi lima wilayah, yaitu Cirebon yang terdiri dari Kuningan dan Sumedang, Wilayah Bogor, Wilayah Karawang, Wilayah Priangan Barat dan Wilayah Priangan Timur," pungkasnya. (Abel Kiranti)

2 years ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, PERNIK, SENI & BUDAYA, KILAS CIREBON

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com













Berita Terkini

Categories