184
Thursday, 17 September 2020 14:46 (1 bulan yang lalu)    Tulis Komentar

PC GP Ansor Banser Kuningan Mengutuk Insiden Penusukan Syekh Ali Jaber

PC GP Ansor Banser Kuningan Mengutuk Insiden Penusukan Syekh Ali Jaber

Bingkaiwarta, KUNINGAN - Pimpinan Cabang. GP Ansor Kabupaten Kuningan, dan Kepala Satkorcab (Satuan Koordinasi Cabang) Banser Kabupaten Kuningan merespon atas peristiwa yang menimpa salah satu Ulama yaitu Syeh Ali Jaber. Menyikapi hal tersebut, Ansor Banser telah mengadakan pertemuan koordinasi bersama Kepala Satkoryon Banser se-Kabupaten Kuningan di Sekretariat Banser Kabupaten Kuningan, Komplek Perumahan Buana Cigadung Residence, Rabu (16/9/2020).

Rapat koordinasi yang dihadiri oleh 40 orang tersebut, dilakukan dalam rangka konsolidasi merapatkan barisan terkait pelaksanaan tugas pada pengamanan kegiatan dakwah, majelis ta’lim dan agenda keagamaan lainnya.

Kepala Satkorcab Banser Kabupaten Kuningan Dr. Wahyu Hidayah, M.Si mengatakan, Jajaran Pengurus Banser telah melakukan langkah – langkah koordinasi yang bertempat di Sekretariat Banser Kabupaten Kuningan dan mengumpulkan seluruh Kepala Satkoryon se- Kabupaten Kuningan.

"Hal ini dilakukan agar seluruh kader Banser menjalankan himbauan dari Satkorwil Banser Jawa Barat dan Satkornas Banser Pusat bahwa seluruh kader Banser agar segera melakukan komunikasi dan koordinasi kepada para Kiai dan Ulama di lingkungannya masing – masing untuk pengamanan dalam kegitan dakwah, majelis ta’lim dan agenda keagamaan lainnya," terang Wahyu kepada bingkaiwarta.com, Kamis (17/9/2020).

Ketua PC. GP Ansor Kabupaten Kuningan yang turut hadir dalam acara pertemuan koordinasi tersebut sangat mendukung langkah-langkah apa yang dilakukan jajaran Satkorcab Banser Kabupaten Kuningan.

Menurut Rasdi atau yang lebih akrab dipanggil Aras selaku Pimpinan Tertinggi Banser di Kabupaten Kuningan mengatakan dengan tegas bahwa insiden yang melukai Syeikh Ali Jaber merupakan tindakan keji untuk mencoba merusak nilai-nilai luhur kehidupan beragama di tengah–tengah masyarakat dan meminta agar pelaku dihukum maksimal sesuai dengan Perundang-Undangan yang berlaku.

"Dengan kejadian itu, Banser selaku pengawal Ulama dan Kiai mempunyai tanggungjawab besar untuk menjamin para Kiai dan Ulama di wilayahnya masing – masing," ungkap Aras.

Ketua GP. Ansor Kabupaten Kuningan yang dipimpin oleh Aras tersebut sekaligus mengintruksikan pada seluruh kader Banser agar mendampingi para Kiai dan Ulama di dalam acara keagamaan maupun di acara yang lainnya.

Dalam Rapat internal Ansor Banser tersebut dibahas pula persiapan pengamanan kegiatan Haul Waliyullah Syekh Muhibat yang akan dilaksanakan pada hari Jumat 18 September 2020 yang akan dihadiri langsung oleh Abah Habib Luthfi Bin Yahya selaku Panglima Besar Banser dan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia.

"Sahabat – sahabat Banser wajib mengawal Abah Habib Luthfi Bin Yahya ketika acara berlangsung dengan tetap mengacu dan melaksanakan protokol kesehatan," tegasnya.

Dia berharap, Kabupaten Kuningan selalu kondusif, tidak ada satu orang pun yang mengganggu kepada ulama dan kiai NU (Nahdlatul Ulama) di Kabupaten Kuningan. (Abel Kiranti)

Syeh Ali Jaber GP Ansor Banser

Komentar

Berita Terkait