PC PMII Bersama Masyarakat Desa Cipedes Tuntut Kemenag Kuningan

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2019-07-09 21:32:49+07

PC PMII Bersama Masyarakat sdeeee.jpg

Audiensi PC PMII Kuningan, bersama masyarakat Desa Cipedes, Kecamatan Ciniru, di Kementrian Agama Kabupaten Kuningan, kemarin.

 

Kuningan – Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Kuningan, bersama masyarakat Desa Cipedes, Kecamatan Ciniru, lakukan audiensi di Kementrian Agama Kabupaten Kuningan, untuk menuntut Kemenag agar segera menanggapi persoalan serius tentang sarana dan prasarana pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Dusun Karangbaru, Desa Cipedes, Kecamatan Ciniru yang rusak karena bencana alam pada tahun 2017-2018, kemarin.

Ketua PC PMII Kabupaten Kuningan Fauzan, menuturkan, kedatangannya bersama warga Desa Cipedes tak lain hanyalah untuk menyampaikan aspirasi masyarakat jangan sampai tidak ada tindakan ataupun respon lagi dari pihak Kemenag.

"Akses dari Cipedes ke Kuningan ini sangat jauh. Jangan sampai masyarakat ini dipojokan pula juga tidak ada tindakan reaktif yang jelas. Keluhan masyarakat kepada saya bahwa ketika berkoordinasi dengan pihak Kemenag, mereka hanya bilang 'Kami siap akan membantu dan memproses hal tersebut'. Tapi kenyataannya sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya. Bangunan sekolah masih dalam keadaan rusak parah dan terbengkalai," tutur Fauzan kepada bingkaiwarta.com, Selasa (9/7/2019).

Menurut Fauzan, upaya perbaikan perlu secepatnya dilakukan sebab bangunan sekolah MI tersebut sudah tidak layak pakai. Bangunan sekolah ambruk saat bencana alam datang menimpa warga Desa Cipedes tahun lalu.

Dari sekian ruangan yang ada hanya 3 ruang kelas yang tersisa. Satu ruangan disekat untuk dipakai untuk kelas 1 dan kelas 2. Kelas 3 dan kelas 4 berada diruangan kedua dan kelas 5 dan 6 berada diruangan ketiga.

"Masyarakat dan mantri sekolah sudah berkoordinasi dengan pihak Kemenag beberapa kali. Namun lagi-lagi warga hanya mendapat harapan palsu. Dari pihak Kemenag tidak ada kelanjutan ataupun realisasinya. Lantas mau sampai kapan murid-murid MI bisa belajar dengan nyaman?," ujarnya.

Sementara itu, PC PMII dan warga Desa Cipedes tidak puas dengan tanggapan Kemenag. Pasalnya, dari pihak kemenag sendiri hanya diwakili oleh pegawai yang lain.

"Sayangnya Kepala Kemenag tidak ikut hadir. Hanya diwakili oleh Pak Sudrajat, KH. Aam Aminudin dan Kasi Pontren. Dan, Kasi Madrasahpun tidak ada ditempat. Kami dari PC PMII Kabupaten Kuningan siap akan mengawal hal ini sampai tuntas untuk kepentingan masyarakat dan generasi penerus Desa Cipedes Dusun Karangbaru," pungkasnya. (Abel Kiranti)

4 months ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, SOSPOLHUKAM

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com











Berita Terkini

Categories