228
Wednesday, 22 July 2020 08:13 (3 bulan yang lalu)    Tulis Komentar

Peduli Covid-19, PMI Kuningan Turunkan Mobil Spraying Gunner Blower

Peduli Covid-19, PMI Kuningan Turunkan Mobil Spraying Gunner Blower

Bingkaiwarta, KUNINGAN - Bupati Kuningan H. Acep Purnama melepas Tim gabungan PMI Kuningan dan PMI Jabar yang akan melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah Kabupaten Kuningan dengan menggunakan Mobil Spraying Gunner Blower di Halaman Setda, Selasa (21/7/2020).
 
Selama 2 hari, Kabupaten Kuningan akan disemprot disinsfektan secara khusus dengan menggunakan Mobil Spraying Gunner Blower dari Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Barat.
 
“Saya sampaikan terima kasih, dan penghargaan setulus-tulusnya, terutama kepada PMI Provinsi Jawa Barat bersama seluruh jajaran. Juga kepada PMI Kabupaten Kuningan beserta Instansi yang sudah mendukung kegiatan ini, saya ucapkan terimakasih,” ungkap bupati.
 
Bupati berharap dari penyemprotan disinsfektan dengan menggunakan Mobil Spraying Gunner Blower selama 2 hari kedepan, mampu menekan dan mampu mengakhiri Covid-19 di Kabupaten Kuningan.
 
Sementara itu, Kepala Markas PMI Kuningan, Yusep Kushendar, menyebut target PMI Jawa Barat dalam penyemprotan cairan disinfektan menggunakan Mobil Gunner Blower Spraying adalah sejumlah jalan protokol dan fasilitas umum di Kabupaten Kuningan. Kemudian area perkotaan, Sukamulya, Cigugur dan kembali lagi ke Pandapa Paramarta. Sedangkan untuk penyemprotan hari kedua, di jalur kecamatan se Kabupaten Kuningan.
 
“Mobil Gunner Sprayer Blower PMI ini, memang ditugaskan untuk membasmi virus, termasuk Corona yang berpotensi ada di badan jalan, trotoar dan tempat terbuka lain,” kata Yusep.
 
Penyemprotan selain bekerjasama dengan PMI Kuningan, juga dengan BPBD Kuningan, unsur kepolisian, Dishub Kuningan dan Satpol PP. “Jadi PMI Kuningan itu peduli dengan situasi pandemi Covid-19 ini dan PMI tidak melulu hanya tentang donor darah saja. Jadi ada sosial lainnya juga,” pungkasnya. (Abel Kiranti)
pmi kuningan bingkaiwarta

Komentar

Berita Terkait