Pekat IB Serukan Rakyat Indonesia Bersatu

By : BingkaiWarta - BingkaiWarta, 2017-01-23 23:30:04+07

Pekat IB Serukan Rakyat Indonesia Bersatu.jpg

Jajaran Pengurus Pekat IB

 

Kuningan – Sekjen Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB) Kabupaten Kuningan Mulyana Latif menyayangkan kejadian-kejadian yang meresahkan di berbagai daerah, khususnya berkenaan kegaduhan-kegaduhan terkait, penistaan agama, penistaan idiologi bangsa, penistaan budaya, hujat menghujat sesama insan, ormas, lsm dan lain sebagainya yang terjadi akhir-akhir ini.

Dia mengakui, seluruh jajaran pengurus dan anggota Pekat IB dari pusat hingga daerah juga menyayangkan telah berkembangnya konflik antara FPI dan GMBI yang terjadi di Jawa Barat, dimana hal tersebut dipicu laporan Sukmawati Soekarnoputri terhadap Habib Riziq yang diduga telah menghina Pancasila melalui orasinya di berbagai kesempatan.

“Konflik tersebut ditengarai telah menyentuh ranah konflik horizontal, tindakan anarkisme telah terjadi pada kedua aset bangsa tersebut, pemukulan, pengeroyokan massa dan perusakan kantor sebagaimana terekspos diberbagai media baik online, cetak, medsos dan televisi,” tutur Mulyana.

Kalangan mediapun, terbelah menjadi pro-kontra, menurut Nana ini memperparah konflik tersebut, “Dari berbagai kejadian itu berkembang menjadi kubu-kubuan, antara ikut serta mendukung dan tidak, antara membenci dan tidak, Pekat Indonesia Bersatu sebagai perekat bangsa berdiri tegak ditengah, tidak memihak satu sama lainnya, FPI dan GMBI merupakan organisasi massa, dan merupakan aset bangsa yang harus dilindungi, kalaupun ada sesuatu terhadap personilnya negara kita adalah negara hukum, jadikan hukum sebagai panglima untuk melindungi rakyat dari ketidak adilan,” ujarnya.

Lebih parahnya lagi, kata dia, kondisi ini mulai diperkeruh dengan fitnah-fitnah dan hasutan murahan oleh seseorang yang bernama “Yanuari Budi Jatmiko” (sudah dilaporkan ke mabes POLRI), dimana Yanuari pada account medsosnya Facebook telah berani menulis beberapa ormas nasional dan religi sebagai antek-antek “PKI”, sungguh hasutan ficisan yang sangat keji, ini tidak bisa dibiarkan dan harus diluruskan.

Untuk itu, lanjut dia, Dewan Pimpinan Pekat IB mengajak seluruh kader dimanapun di tanah air untuk merapatkan barisan, mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna mencegah bahaya disintegrasi bangsa, menentang bahkan memerangi upaya-upaya bangkitnya partai terlarang “PKI” serta paham komunisnya, “Mari kita introspeksi diri, tahan ego, kendalikan emosi,” kata dia.

Mulyana menyebutkan, Sebagai organisasi nasional sesuai namanya Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu, begitupun visi dan misi Pekat Indonesia Bersatu yang siap menjaga dan memperjuangkan keutuhan NKRI, pihaknya mengajak agar tidak terjebak ke ranah yang membawa siapapun berhadap-hadapan dengan sesama saudara sendiri (Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha).

“Baik langsung, maupun secara kelembagaan, bangsa ini didirikan oleh pendahulu kita dengan darah dan air mata, kitalah yang harus menjaga bangsa ini dari ambang kehancuran, kita harus memberikan warisan ketenangan, ketentraman dan kemakmuran kepada anak cucu kita sebagai generasi penerus bangsa, kita harus saling berdampingan satu sama lain untuk melawan upaya pihak asing yang sudah menghancurkan tatanan kehidupan berbangsa, bernegara, bersosial, bergaul bersama dengan seluruh elemen masyarakat rakyat Indonesia,” imbuh Mulyana.

Atas nama organisasinya, Mulyana menegaskan, bahwa musuh nyata rakyat Indonesia saat ini adalah, narkoba, korupsi, komunisme, dan terorisme, “Asing menginginkan kita saling menghancurkan, asing ingin negeri kita ini tercerai berai, kunci melawan semua itu adalah, hukum harus ditegakan seadil-adilnya, rakyat harus bersatu, bersatu, dan bersatu,” tandasnya. (Yud’s)

3 years ago, by BingkaiWarta
Category : BERITA PILIHAN, SOSPOLHUKAM

Kontak Informasi BingkaiWarta.com

Redaksi : redaksi[at]bingkaiwarta.com
Iklan : iklan[at]bingkaiwarta.com











Berita Terkini

Categories