1,329
Wednesday, 30 June 2021 17:53 (3 minggu yang lalu)    Tulis Komentar

Pelaku Pemukulan Supir Ambulance Berhasil Dibekuk Polisi

Pelaku Pemukulan Supir Ambulance Berhasil Dibekuk Polisi

Bingkaiwarta, KUNINGAN - Satreskrim Polres Kuningan berhasil menangkap pelaku pemukulan terhadap supir ambulance yang dituduh mengcovidkan pasien yang meninggal dunia. Peristiwa pemukulan tersebut terjadi di Desa Sukarapih, Kecamatan Cibereum, Kabupaten Kuningan, Selasa (29/6/2021) sekitar pukul 04.00 WIB.

Kapolres Kuningan AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya melalui Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Danu Raditya Atmaja saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (30/6/2021) mengatakan, bahwa pelaku sudah ditangkap dan dikenakan pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun.

AKP Danu menjelaskan, kejadian bermula pada saat Madhari Bin Wahid (52) yang bekerja sebagai supir ambulance jenazah di RSUD 45 Kuningan bersama rekannya mengantarkan jenazah yang meninggal akibat Covid-19 ke Desa Sukarapih, Kecamatan Cibereum. "Pada saat korban menunggu di dalam mobil, tiba-tiba pelaku DW (57) datang menuju korban dan memukul korban dengan menggunakan kepalan tangan kanannya sebanyak 1 kali dan mengenai pelipis mata korban," jelasnya.

Dikatakan Danu, motif dari pelaku adalah, jenazah yang dibawa korban merupakan keponakan pelaku dan meninggal dunia akibat terpapar Covid-19. Akan tetapi, pelaku tidak menerima jenazah keponakannya meninggal akibat Covid-19.

"Padahal hasil pemeriksaan dari pihak rumah sakit menyatakan bahwa jenazah tersebut meninggal akibat terpapar Covid-19. Hanya saja,  pada saat kejadian korban memang tidak membawa surat keterangan kematian dan surat keterangan terpapar Covid-19," terangnya.

Ia melanjutkan, "Saat ini pelaku sudah kami amankan di Mapolres Kuningan untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan," imbuhnya.

Danu berharap, kepada warga agar tidak main hakim sendiri sebelum mengetahui permasalahan yang sebenarnya. Sebelum bertindak bisa ditanyakan secara baik- baik terlebih dahulu kepada petugas kesehatan dari rumah sakit. "Jangan main hakim sendiri kalau tidak mau berurusan dengan hakim," tandas Danu. (Abel Kiranti)

Polres kuningan

Komentar

Berita Terkait