397
Saturday, 29 August 2020 14:05 (1 bulan yang lalu)    Tulis Komentar

Pelantikan Taruna Taruni SMK Penerbangan Diwarnai Tangisan

Pelantikan Taruna Taruni SMK Penerbangan Diwarnai Tangisan

Bingkaiwarta, CIAWIGEBANG - Sebanyak 126 taruna/taruni SMK Penerbangan Taufiq Mubarok melepas rindu dengan para orang tuanya. Setelah 3 bulan mereka mengikuti masa karantina. Suasana haru pun menghiasi jalannya acara pelantikan taruna/taruni SMK Penerbangan Taufiq Mubarok Kuningan, Sabtu (29/8/2020).

Kepala Sekolah SMK Penerbangan Taufiq Mubarok Kuningan, M. Nur Siddiq mengatakan acara ini merupakan agenda rutin SMK Penerbangan Taufiq Mubarok setiap tahun ajaran baru. "Ketika calon taruna/taruni akan masuk sekolah ini, itu harus masuk dulu masa latihan disiplin. Setelah dinyatakan standar, dari mulai karakternya, sikapnya menjadi taruna baru kita lantik seperti ini. Dalam masa karantinanya, mereka digembleng fisik dan mental," kata Nur Siddiq kepada bingkaiwarta.com.

Siddiq menuturkan, selama 3 bulan mereka dikarantina, jauh dari orang tua dan keluarga, mereka di gembleng oleh anggota TNI Kodim 0615/Kuningan. Mereka datang dari berbagai daerah baik dari Kabupaten Kuningan sendiri maupun dari luar provinsi Jawa Barat, seperti dari Papua, Sulawesi, Sumatera dll.

"Ini adalah angkatan yang kesembilan. Selain fisik dan mental yang digembleng dan di bina oleh anggota TNI Kodim 0615/Kuningan, mereka juga dibina spritualnya oleh para pelatih dan pembina dari yayasan Taufiq Mubarok," tuturnya.

Tidak hanya berhenti disini, kedepannya, mereka akan menghadapi tahapan-tahapan lainnya untuk bagaimana mereka ini menjadi taruna/taruni yang lebih berkompeten lagi. "Setelah mereka dilantik otomatis mereka menjadi taruna/taruni SMK Penerbangan Taufiq Mubarok dan mereka ini baru langkah awal. Kedepannya, mereka akan dihadapkan lagi dengan beberapa tahapan yang wajib dilalui oleh taruna/taruni," ujarnya.

Sementara itu, Rosmini Sianturi orang tua murid dari Kabupaten Nias merasa bangga ketiga anaknya bisa sekolah di SMK Penerbangan Taufiq Mubarok Kuningan. Menurutnya, SMK Penerbangan Taufiq Mubarok adalah pilihan tepat bagi anak-anaknya. 

"Ketiga anak saya sekolah disini. Yaitu Margaretha Lase, Ruben Rajaguguk, dan Aldi Fransiah Gule. Anak saya yang satunya sudah kelas XI. Alasan saya menyekolahkan disini karena ingin mencari yang lebih bisa mandiri, bisa mencari masa depan yang lebih baik. Dengan sekolah di SMK Penerbangan Taufiq Mubarok ini, anak saya banyak kemajuan baik dalam tutur kata, etika dan kedisiplinan. Mudah-mudahan ini salah satu jalan untuk anak saya bisa menjadi pramugari," ungkap Rosmini kepada bingkaiwarta. (Abel Kiranti)

SMK Penerbangan Taufiq Mubarok karantina

Komentar

Berita Terkait